Loading...

EKSTRAK DAUN SIRSAK SEBAGAI PESTISIDA HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN KUTU DAUN

EKSTRAK DAUN SIRSAK SEBAGAI PESTISIDA HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN KUTU DAUN
EKSTRAK DAUN SIRSAK SEBAGAI PESTISIDA HAYATI UNTUK MENGENDALIKAN KUTU DAUN Rahasia daun sirsak sebagai pestisida nabati karena mengandung bahan aktif annonain dan resin. Annonain merupakan senyawa golongan alkaloid yang terdapat pada daun dan biji sirsak. Aktivitas fisiologinya bersifat racun dan memiliki rasa yang pahit. Alkaloid memiliki sifat metabolit terhadap satu atau beberapa asam amino. Efek toksik lain bisa lebih kompleks dan berbahaya terhadap insekta, yaitu mengganggu aktivitas tirosin yang merupakan enzim esensial untuk pengerasan kutikula insekta. Sedangkan cara membuat pestisida nabati daun sirsak untuk membasmi wereng maka dapat dilakukan cara yang sama dengan cara di atas hanya saja bahan yang digunakan bukan hanya daun sirsak saja tetapi ditambahkan sereh dan bawang putih, sereh yang digunakan sebanyak 10 batang, 20 siung bawang putih, dan satu genggam daun sirsak. Semuanya ditumbuk, ditambah sunlight 250ml dan direndam dalam 20 liter air dan dilakukan perendaman selama 2 hari, kemudian disaring dan siap untuk digunakan daun sirsak yang dapat digunakan sebagai bahan dalam pembuatan pestisida hayati untuk mengendalikan hama kutu daun dan juga thrips. Pestisida hayati ini dibuat dari bahan utama daun sirsak. Bahan-bahan yang digunakan adalah : Daun sirsak: 100 lembar Sabun colek: 2-3 sendok makan Air: 1,5 liter Cara pembuatan: Rebus daun sirsak dengan 1,5 liter air, hingga air yang tersisa sebanyak 1 liter. Setelah itu tambahkan sabun colek kedalam larutan yang dihasilkan. Untuk pemakaiannya, campurkan 1 liter larutan pestisida dengan 14 liter air. Cara penggunaan/ pemakaian: Masukkan campuran pestisida dengan air ke dalam tangki sprayer, lalu semprotkan pada tanaman. Waktu penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 10.00 atau sore hari dari jam 15.00 hingga maghrib. Penyemprotan dapat dilakukan 2 kali dalam seminggu. Yang perlu diingat pada penggunaan ekstrak sirsak ini adalah bahwa pemakaian harus dilakukan beberapa kali, jangan hanya satu kali. Sebab pemakaian secara rutin akan dapat senantiasa melindungi dan mencegah tanamam dari hama kutu daun dan thrips. Ekstrak daun sirsak dapat disimpan hingga 12 bulan sejak dari pembuatan. Namun demikian sebaiknya segera digunakan agar dapat memberikan manfaat secara maksimal. (Amiruddin, SP.,M.Agr.) Penulis : Amr Verifikasi : Syr