Loading...

Farmer Field Day dan Panen Perdana Kegiatan Demplot Budidaya Padi di Wilayah BPP Kec. Sungai Pandan Kab. HSU Bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan

Farmer Field Day dan Panen Perdana Kegiatan Demplot Budidaya Padi di Wilayah BPP Kec. Sungai Pandan Kab. HSU Bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan
Pada hari Selasa Tanggal 13 September 2022, telah dilaksanakan Farmer Field Day dan Panen Perdana Kegiatan Demplot Budidaya Padi di Wilayah BPP Kecamatan Sungai Pandan Kab. HSU Bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini di hadiri oleh : Kepala Bidang Penyuluhan Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan beserta Staf. Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara. KJF Kabupaten Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara. Koordinator BPP Kecamatan Sungai Pandan. KJF Kecamatan BPP Sungai Pandan. Penyuluh Kecamatan Sungai Pandan Petani Peserta kegiatan Farmers Field Day. Kegiatan ini di awali dengan : Panen perdana bersama petani dan penyuluh di lahan demplot padi, sekaligus kegiatan pengubinan dengan 2 versi ubinan. Sambutan dan arahan dari Kepala Bidang Penyuluhan Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan. Sambutan dari Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Utara Sambutan dan penjelasan singkat dari Koordinator BPP Kecamatan Sungai Pandan. Penyampaian laporan kegiatan demplot budidaya padi oleh KJF Kecamatan, yang terdiri dari kegiatan persiapan kegiatan demplot, menerima fasilitas saprodi, penyemaian 5 varietas, pengolahan tanah, penanaman dengan jarwo 2 : 1, pemupukan dan penyemprotan, pengamatan OPT, penanganan OPT dan panen. Forum diskusi dengan peserta Kegiatan Farm Field Day (Hari Temu Lapang) merupakan salah satu metode pemberdayaan petani melalui pertemuan antar petani, peneliti, dan penyuluh untuk saling tukar menukar informasi tentang teknologi pertanian yang diterapkan dan mendapatkan umpan balik dari petani mengenai masalah dan hambatan yang dihadapi dalam berusahatani. Kegiatan ini dapat dilaksanakan pada saat panen dan atau pada tahapan proses budidaya untuk menyampaikan pesan terkait dengan penerapan teknologi, khususnya yang berkaitan dengan upaya peningkatan produksi dan produktivitas baik pada komoditas padi, maupun komoditas lainnya sesuai dengan program pembangunan pertanian yang digulirkan pemerintah. Kegiatan Farm Field Day diharapkan dapat menggali potensi, masalah, dan hambatan yang ditemui oleh para petani dalam melaksanakan kegiatan usahatani. Beberapa masalah yang berhasil diidentifikasi dalam kegiatan Farm Field Day antara lain masalah bibit unggul padi yang belum banyak digunakan oleh petani seperti varietas Baroma dan Nutrizinck, bagiaman jika ada kelompok tani yang ingin mencoba budidaya dengan varietas unggul tersebut, dan apakah cocok jika ditanam di lahan rawa yang terkadang-kadang kebanjiran dan kekeringan. Kegiatan pengubinan. Ubinan/pengubinan merupakan istilah yang biasa digunakan oleh petugas pertanian maupun statistik untuk menghitung secara cepat dan sederhana hasil panen produk pertanian tidak hanya padi sawah. Pada ilmu statistika, ubinan merupakan sampel/ contoh. Data produktivitas hasil ubinan banyak digunakan baik oleh peneliti/pengkaji atau Badan/Instansi yang bertugas mengumpulkan data produktivitas terutama tanaman padi dan palawija (jagung, kedelai, dan kacang tanah). Namun teknik ini paling umum digunakan untuk memperkirakan potensi hasil gabah kering panen/GKP dalam luasan 1 hamparan (1 ha). Prosesnya sangat sederhana. Proses yang pertama kali harus dilakukan adalah hari yang tepat untuk pengubinan dan diupayakan tanaman padi yang akan diubin sudah benar-benar siap untuk dipanen (fisiologis dan umurnya sudah tepat). Kegiatan pengubinan dilakukan dengan cara : Mengambil minimal 3 titik berbentuk ubin berukuran 2,5m x 2,5m per hektar sawah. Memotong padi hasil ubinan. Memisahkan bulir padi dari batangnya. Memisahkan gabah hampa. Menimbang padi hasil ubinan. Hasil timbangan tersebut di kalikan 16 untuk mendapatkan provitas per hektarnya. Dari kegiatan ini diharapkan bisa mengetahui perkiraan potensi hasil tanaman padinya. Disamping itu juga bisa menjadi sarana bagi petugas pertanian dalam membuka wawasan pola pikir petani tentang teknologi pertanian, karena metode pengubinan juga menerapkan metode dan teknik-teknik yang membutuhkan pembelajaran terlebih dahulu. Berkaitan dengan itu, pada kegiatan Farmers Filed Day dilaksanakan kegiatan pengambilan ubinan di lahan BPP Sungai Pandan dengan varietas dan 2 versi ubinan. Pengubinan juga menjadi tolak ukur keberhasilan dalam melakukan usaha tani. Peningkatan hasil ubinan menunjukan adanya dampak penerapan teknologi yang telah dilaksanakan. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilakuan evaluasi bersama untuk perbaikan usaha tani yang akan datang. Adapun hasil ubinan (pengambilan sampel ubinan) adalah sebagai berikut : No. Nama Varietas Hasil Ubinan Ukuran Ubinan 1 Baroma 3,605 kg (5,768 ton/ha) 2,5 x 2,5 m 2 Nutrizinck 4,5 (7,2 ton/ha) 2,5 x 2,5 m Nutrizinck 10,82 kg Versi BPTP 3 Inpari 32 4,920 (7,872 ton/ha) 2,5 x 2,5 m 4 Inpari 43 5,955 (9,528 ton/ha) 2,5 x 2,5 m 5 Inpara 8 7,00 (11,2 ton/ha) 2,5 x 2,5 m ( Farida Adriani, SP )