Loading...

GENJER (Limnocharis flava)

GENJER (Limnocharis flava)
Genjer merupakan sejenis tumbuhan rawa yang biasanya dapat dijumpai di sawah atau perairan dangkal bersama-sama dengan tumbuhan encek gondok. Apabila tidak dimanfaatkan, populasi Genjer dapat menjadi gulma pada sawah. Genjer juga disebut dengan sumber sayuran orang miskin, dikarenakan Genjer dapat dikonsumsi oleh orang Desa apabila tidak ada sumber sayuran lain yang dapat dipanen. Genjer memiliki nama lain seperti haleyo (batak), enceng (melayu), saber (sunda) maupun centongan (jawa), biah-biah (Bali). Sedangkan di dunia internasional, Genjer dikenal sebagailimnocharis, sawah-flower rush, sawah-lettuce, velvetleaf, yellow bur-headmaupuncebolla de chucho.. Genjer merupakan tumbuhan terna tahunan yang dapat mencapai tinggi setengah meter dengan rimpang agak tebal dan tegak yang terbenam dalam lumpur. Daun Genjer bersifat tegak atau miring dan tidak mengapung berwarna hijau dengan lapisan lilin yang membuatnya terlihat mengkilat. Genjer memiliki tangkai yang berbentuk panjang dan berlubang dengan helai yang bervariasi bentuknya dan susunan daun yang melengkung. Bunga Genjer merupakan bunga majemuk di ketiak daun dengan bentuk menyerupai payung, terdiri atas 3-15 kuntum, mahkota berwarna kuning dengan diameter 1,5 cm serta kelopak bunga yang berwarna hijau. Biji Genjer merupakan biji semu dengan bentuk bulat, kecil dan berwarna hitam. Genjer merupakan tanaman yang berbunga sepanjang tahun. Perbanyakan Genjer dapat dilakukan melalui cara vegetatif walaupun bijinya dapat ditanaman. Meskipun demikian, Genjer biasanya tidak secara intensif dibudidayakan karena dapat tumbuh dengan sendirinya di daerah persawahan atau perairan dangkal. Bagian yang dapat dimanfaatkan pada tananam Genjer adalah daunnya, namun tidak jarang orang ikut menyertakan batang dan bunga Genjer untuk konsumsi.Kandungan Daun GenjerMeskipun Genjer dianggap sebagai gulma yang mengganggu tanaman di persawahan, namun Genjer memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Berikut merupakan informasi kandungan nutrisi yang terdapat pada tanaman Genjer adalah: Energi 33 kkal, Protein 1,7 g, Lemak 0,2 g, karbohidrat 7,7 g, Kalsium 62 mg, Fosfor 33 mg, Zat Besi 2 mg dan Vitamin B1 0,07 g.Selain kandungan nutrisi di atas, terdapat pula kandungan serat pada sayur Genjer, flovanoid dan polifenol pada daun Genjer serta kardenolin pada bunga Genjer. Kesemua nutrisi yang terdapat pada sayur Genjer dapat berguna untuk kesehatan manusia. Meskipun selama sepengetahuan kami belum ada informasi mengenai bahaya memakan Genjer, namun kita tetap boleh berhati-hati dalam memilih sayuran Genjer sebagai bahan makanan. Memastikan sayuran tersebut berasal dari lahan yang bersih dan sehat karena tanaman ini dianggap dapat menyerap logam berat seperti merkuri yang tidak dapat larut dalam tubuh.Manfaat Daun GenjerBagi sebagian orang, Genjer dimanfaatkan sebagai pakan ternak agar tidak menjadi gulma pada persawahan. Pada sawah milik petani yang ada di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, tanaman ini tumbuh sebagai gulma. Secara umum masyarakat atau petani yang ada di Kecamatan Marga belum banyak yang tahu bahwa daun Genjer ini enak kalau disayur dan mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan. Kebetulan penulis punya istri orang dari Jawa, jadinya sayuran Genjer ini tidak asing lagi bila disajikan di meja makan. Karena mudahnya untuk mendapatkan Genjer di sawah, pada kesempatan ini kami akan memberikan imformasi tentang manfaat dan khasiat Genjer untuk kesehatan antaralain:1). Obat penambah nafsu makan. Genjer dipercaya dapat membantu meningkatkan nafsu makan seseorang. Kita dapat memanfaatkan Genjer untuk obat penambah nafsu makan dengan cara mengukus setengah matang daun 15 gram Genjer segar yang telah dicuci bersih, kemudian daun Genjer tersebut dimanfaatkan sebagai lalapan.2). Peremajaan sel-sel tubuh. Genjer memiliki kandungan protein yang berguna untuk membanru meremajakan sel-sel dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi Genjer, jutaan sel-sel yang sudah tidak berfungsi dalam tubuh kita dapat tergantikan dengan yang baru. Selain itu, kandungan protein yang dibarengi dengan kandungan zat besi pada Genjer juga bermanfaat dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada tubuh.3). Cadangan energy. Meskipun hanya sedikit, Genjer memiliki kandungan lemak yang dapat berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh kita. Konsumsi Genjer dapat membantu tubuh untuk mendapatkan cadangan energi yang sewaktu-waktu dapat dibutuhkan oleh tubuh.4). Memperkuat tulang. Genjer memiliki kandungan kalsium dan fosfor yang memiliki peran penting dalam pertumbuhan tulang pada anak-anak, bahkan kandungan tersebut juga dapat menunjang pertumbuhan gigi pada anak-anak. Sedangkan pada orang dewasa, kalsium dan fosfor berperan untuk memperkuat tulang dan mencegah osteoporosis.5). Mencegah kanker kolon dan sembelit. Konsumsi Genjer dipercaya dapat membantu kita untuk mencegah dari penyakit kanker kolon karena kandungan seratnya. Selain itu, serat pada Genjer juga membantu kita untuk mengatasi masalah sembelit atau susah buang air besar.6). Mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker. Genjer dipercaya memiliki kandungan polifenol yang dapat berperan sebagai antioksidan. Antioksidan ini dapat membantu tubuh dalam menangkal radikal bebas serta mengurangi resiko terkena penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker.7). Mengatasi anemia. Konsumsi Genjer dapat membantu kita untuk mengatasi kurang darah (anemia). Hal ini dikarenakan Genjer mengandung zat besi yang dapat membantu tubuh dalam membentuk dan memperbaiki sel darah merah dalam darah.8). Sebagai obat anti kuman alami. Genjer juga dapat bermanfaat sebagai obat anti kuman alami apabila Anda mengkonsumsinya. Hal ini dikarenakan kandungan flovanoid pada Genjer dapat digunakan sebagai anti kuman (antibiotik).9). Baik untuk ibu hamil. Bagi ibu hamil, Genjer juga bermanfaat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Kandungan protein pada Genjer berguna untuk membantu menambah kebutuhan energi pada ibu hamil serta membantu dalam pembentukan sel-sel otot pada janin.10). Mengatasi keracunan jengkol. Apabila kita mengalami keracunan jengkol, Genjer dapat menjadi solusi obat penagkalnya. Caranya, 5-10 lembar daun Genjer dijadikan lalapan.Resep Masakan Daun GenjerGenjer memiliki rasa yang sedikit pahit, namun tidak sepahit daun pepaya. Agar tidak begitu pahit, sebelum dimanfaatkan Genjer dapat disiram air panas atau direbus terlebih dahulu hingga sedikit lunak. Untuk dimanfaatkan sebagai masakan yang lezat, Genjer dapat dimasak salah satunya dengan resep berikut.Bahan-bahan : Siapkan daun Genjer 3 ikat, potong dan cuci bersih, terasi bakar 1 potong kecil, cabe merah 10 buah, bawang merah 5 buah, bawang putih 2 buah, gula dan garam secukupnyadan minyak goreng 5 sendok makan.Cara membuat: Agar tidak terasa pahit, rebus daun Genjer dalam air yang telah diberi sedikit garam selama 3 menit. Setelah itu, angkat dan rendam dalam air dingin agar tetap hijau, kemudian tiriskan. Uleg terasi, cabe, bawang merah dan bawang putih kemudian tumis dan beri gula dan garam secukupnya. Masukkan rebusan Genjer, aduk rata, angkat dan sajikan.Selain itu, daun Genjer yang sudah direbus boleh disajikan dengan bumbu kacang, yaitu seperti bumbu kacang Tipat Cantok atau bumbu kacang Tahu Tipat.Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai Manfaat Daun Genjer.(I Nyoman Kuspianto, SP. BP3K Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali).