Loading...

Gerakan Massal Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi

Gerakan Massal Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi
Hama merupakan organisme penginfeksi tanaman yang menimbulkan kerusakan sehingga berdampak pada penurunan hasil pertanian. Penurunan hasil pertanian yang ditimbulkan oleh hama memiliki kisaran yang bervariasi, mulai dari penurunan hasil panen sampai tahap paling parah, yaitu gagal panen. Salah satu jenis hama yang sering menyebabkan kerugian parah terhadap hasil pertanian adalah hama penggerek batang padi. Penggerek batang padi adalah salah satu hama yang palig sering menyerang tanaman padi dengan intensitas serangan sampai 90%. Hama ini menyerang tanaman padi pada berbagai fase pertumbuhan mulai dari pesemaian fase vegetatif sampai generatif. Gejala yang ditimbulkan dari serangan hama penggerek batang secara umum ada dua jenis, yaitu sundep dan beluk. Saat ini tanaman padi petani di Subak Bantan Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara umur 20 hst. terserang oleh hama penggerek batang membuat petani resah . Untuk itu kamis, 18 Februari 2021 dilaksanakan kegiatan gerakan massal pengendalian hama penggerek batang padi sawah, hadir pada acara ini Pekaseh subak bantan kerama subak bantan, penyuluh pertanian Se-BPP Kuta Utara, POPT, dan Kepala BPP Kuta Utara. Pada kesempatan ini sebelum dilakukan pengendalian hama penggerek batang secara bersama Ka. BPP ( I Nyoman Suasa, S.ST ) memberikan arahan sekilas tujuan dan manfaat melaksanakan kegiatan gerakan massal ini diantaranya : 1). Memupuk rasa kebersamaan dan semangat krama subak serta peduli terhadap serangan hama yang menyerang tanaman padi petani saat ini, 2). Memutus serangan hama penggerek batang agar tidak meluas ketanaman yang sehat lainnya 3). Agar tanaman padi petani dapat diselamatkan dari serangan hama penggerek batang tumbuh dan berkembang dengan baik menghasilkan secara optimal guna mendukung ketersediaan pangan nasional . Pengendalian hama penggerek batang padi menggunakan Insektisida jenis De-Star, bantuan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung sebanyak 40 botol ( 4 Liter ) saat ini tanaman yang sudah terserang sekitar 2 ha dari luas tanam seluruhnya sekitar 53 ha, petani sangat antosias dan bersemangat untuk melaksanakan kegiatan ini . Harapan kita semoga dengan dilakukannya gerakan pengendalian hama ini perkembangan hama penggerek batang di subak bantan dapat di atasi, tanaman padi petani dapat tumbuh berkembang dan berproduksi secara maksimal nantinya . I Nyoman Suasa, S.St. Koordinator/Kepala BPP Kuta Utara