Loading...

GERAKAN PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG

GERAKAN PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BATANG
Pada hari Selasa tanggal 9 Februari 2021 telah dilaksanakan gerakan pengendalian hama penggerek batang di Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo. Adapun Varietas tanaman padi di Desa Sumuragung mayoritas Inpari 32 usia 12 – 28 HST, telah terserang hama penggerek batang dalam intensitas ringan. Hama penggerek batang pada padi adalah hama yang tergolong pengganggu utama pada tanaman padi pada fase vegetatif, larva memotong bagian tengah anakan menyebabkan pucuk layu, kering mati dan gejalanya disebut sundep. Gejala serangan pada fase generatif berupai malai muncul putih dan hampa yang biasa disebut dengan beluk. Hama ini menyerang tanaman padi pada semua fase pertumbuhan tanaman mulai dari persemaian hingga menjelang panen. Macam-macam penggerek batang: Penggerek batang padi kuning Penggerek batang padi putih Penggerek batang padi jingga Penggerek batang padi bergaris Ngengat dewasa penggerek batang aktif pada malam hari dan siklus hidup keseluruhan sekitar 40-70 hari, tergantung jenisnya. Telur biasanya diletakkan di bawah permukaan daun atau dekat ujung daun dengan ciri seperti gundukan kecil yang diselimuti bulu-bulu halus mengkilap yang berasal dari bulu belakang ngengat induk betina. Telur akan menetas setelah 6-7 hari. Larva kemudian bergerak ke bawah menuju pangkal dan mulai menggerek anakan utama, hingga setelah mulai dewasa beralih ke anakan lainnya. Larva awalnya menyerang akar hingga menyerang batang padi bagian dalam. Saat larva menyerang akar gejala yang ditimbulkan berupa anakan kerdil atau mati. Sedangkan ketika larva sudah masuk ke dalam batang, maka larva akan merusak pembuluh bagian dalam batang. Sehingga batang putus dan saat dicabut mudah terlepas. Larva penggerek batang dapat dengan mudah dikenali ketika berada di dalam batang. Lamanya fase larva berkisar 28 – 35 hari. Pupa berwarna kekuning-kuningan atau agak putih, dengan kokon berupa selaput benang berwarna putih. Lamanya fase pupa antara 6-23 hari . Pupa berada di dalam pangkal batang sampai menjadi ngengat dewasa. Dengan melihat kebiasaan tersebut, pengendalian hama lebih efektif dengan menekan populasi ngengat dewasa. Karena fase merusak pada larva lebih sulit dikendalikan daripada menangkap dewasa. Oleh : RIRIN SULISTIYANINGSIH, SP - PPL KECAMATAN SUMBERREJO