Loading...

GERAKAN TANAM KEDELAI DI DESA KARANGSARI-ADIPALA

GERAKAN TANAM KEDELAI DI DESA KARANGSARI-ADIPALA
Dalam meningkatkan swasembada pangan upsus pajale ( Upsus pajale ) khususnya kedelai, di tahun 2018 Pemerintah melalui Kementreian Pertanian RI berupaya memenuhi kebutuhan pangan tersebut dengan program wajib tanam kedelai di seluruh sawah baik irigasi maupun tadah hujan, dan salah satunya di Adipala. Hal ini tentunya sesuai programa penyuluhan tingkat kecamatan yaitu pola tanam padi-padi palawija, memutus siklus hama penyakit tanaman padi dan penutupan saluran irigasi guna perbaikan dan perawatan yang dilaksanakan oleh dinas pengairan setempat. Selain pemanfaatan tanah yang tidak dimaksimalkan setelah musim gadu juga harapannya menambah nilai tambah penghasilan para petani. Serta untuk menekan impor kedelai oleh pemerintah dari negara lain.Wilayah Adipala sesuai yang diajukan dari Balai Penyuluhan Pertanian mendapatkan program kedelai seluas 1350 Ha, tersebar di 15 desa yang ada dan 69 poktan dengan varietas Anjasmoro. Terkait penyiapan lahan sawah yang akan ditanami kedelai setelah panen padi tidak ada pengolahan lahan, akan tetapi dibeberapa kelompok tani ada yang dilakukan pengolahan tanah dengan ditraktor. Tanah yang akan di tanam kedelai sebelumnya sisa tanam padi di potong hingga dasar permukaan tanah, setelah itu di panja atau tugal. Kebutuhan benih perlubang kisaran 2-3 benih kedelai. Namun sebelum kedelai di tanam benihnya dibasahi air terlebih dahulu kemudian dicampur /dikoleh dengan laru rhizobium secara merata dengan komposisi perhektarnya 50 Kg kedelai dan 5 saset rhizobium. Benih yang ditanam di masing –masing lubang selanjutnya ditutup dengan sisa-sisa potongan jerami, bisa langsung dibakar atau dibiarkan saja tanpa dibakar. Untuk pemupukan tananaman kedelai dilakukan setelah tanaman berumur 1-20 hst. Dengan komposisi dosis perhektarnya 4 liter POC. “Gerakan tanam kedelai ini merupakan salah satu wujud kami dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan di Adipala, harapannnya bisa panen sehingga lahan sawah ini bisa dioptimalkan dengan baik di MT 3 ini“ kata Bp Pono, A.Md selaku Koordinator Balai Penyuluhan Adipala disela-sela gerakan tanam dengan wakil Bupati Cilacap di DesaKarangsari.