Loading...

Gerdal Opt Hama Penggerek Batang Padi

Gerdal Opt Hama Penggerek Batang Padi
Hama merupakan organisme penginfeksi tanaman yang menimbulkan kerusakan sehingga berdampak pada penurunan hasil pertanian. Penurunan hasil pertanian yang ditimbulkan oleh hama memiliki kisaran yang bervariasi, mulai dari penurunan hasil panen sampai tahap paling parah, yaitu gagal panen. Salah satu jenis hama yang sering menyebabkan kerugian parah terhadap hasil pertanian adalah hama penggerek batang padi. Penggerek batang padi adalah salah satu hama yang palig sering menyerang tanaman padi dengan intensitas serangan sampai 90%. Hama ini menyerang tanaman padi pada berbagai fase pertumbuhan mulai dari pesemaian fase vegetatif sampai generatif. Gejala yang ditimbulkan dari serangan hama penggerek batang secara umum ada dua jenis, yaitu yang sering disebut sundep dan beluk. Saat ini tanaman padi petani di Subak Bantan Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara umur 25-30 hst. terserang oleh hama penggerek batang membuat petani resah . Untuk itu selasa, 8 Nopember 2022 dilaksanakan kegiatan gerdql pengendalian hama penggerek batang padi sawah, hadir di acara ini Pekaseh subak bantan kerama subak bantan, penyuluh pertanian Se-BPP Kuta Utara, POPT, dan Kepala BPP Kuta Utara. Pada kesempatan ini sebelum dilakukan Gerdal secara bersama Ka. BPP ( I Nyoman Suasa, S.ST ) memberikan arahan sekilas tujuan dan manfaat melaksanakan kegiatan Gerakan Pengendalian ( Gerdal ) ini diantaranya : 1). Memupuk rasa kebersamaan dan semangat krama subak bantan serta peduli terhadap serangan hama yang menyerang tanaman padi petani saat ini, 2). Mengendalikan, memutus serangan hama penggerek batang agar tidak meluas ketanaman yang sehat lainnya 3). Agar tanaman padi petani dapat diselamatkan dari serangan hama penggerek batang dapat tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga menghasilkan secara optimal, guna mendukung ketersediaan pangan nasional . Pengendalian hama penggerek batang padi menggunakan Insektisida jenis De-Star, bantuan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung sebanyak 70 botol ( 7 Liter ) saat ini tanaman yang terserang sekitar 7 ha dari luas tanam seluruhnya sekitar 49 ha, Harapan kita semoga dengan dilakukannya gerakan pengendalian hama ini perkembangan hama penggerek batang di subak bantan dapat di atasi, tanaman padi petani dapat tumbuh berkembang dan berproduksi secara maksimal nantinya . I Nyoman Suasa, S.St. Koordinator/Kepala BPP Kuta Utara