Loading...

HAMA KENTANG

HAMA KENTANG
HAMA KENTANG Kentang termasuk family solanaceae, memiliki umbi batang yang dapat dimakan, merupakan salah satu tanaman sayuran dan pangan penting sebagai sumber karbohidrat nabati bagi penduduk Amerika, Eropa dan Australia. Tanaman kentang berasal dari Amerika Selatan dan telah menyebar ke seluruh dunia, tanaman ini masuk ke Indonesia lewat Cimahi tahun 1794 dan kemudian menyebar ke beberapa tempat di pulau jawa. Terdapat banyak varietas kentang, ada yang kulitnya berwarna pucat, kuning, merah dan ungu. Selai sumber karbohidrat, kentang juga mengandung protein, mineral, vitamin C, B6, thiamine, riboflavin, dll. Kentang juga mengandung zat solanin yang dikenal sebagai obat penenang, anti kejang, anti jamur,dan pestisida. Di Indonesia tanaman kentang tergolong tanaman sayuran dan merupakan makanan tambahan sehari hari dalam bentuk sayuran atau pencampur dalam bahan sayuran dan daging. Seiring dengan perkembangan modernisasi dan globalisasi, kebutuhan akan kentang semakin meningkat. Dengan adanya perkembangan industry Wisata dan perobahan sosial penduduk perkotaan yang biasa makan nasi kini perlahan mulai mengonsumsi makanan tradisi Barat , dimana kentang menjadi bagian penting. Hal ini dapat terlihat dari semakin banyak restoran yang menyediakan kentang goreng. Kentang adalah salah satu sumber karbohidrat yang penting bagi manusia dan hewan, etrmasuk didalamnya berbagai jenis serangga fitopagous. Oleh karena itu terdapat banyak jenis hama yang menyerang tanaman kentang, diantaranya : Kumbang Nyonya kentang dua puluh delaapan bintik ( Coleoptera Coccinellidae ) Kumbang jenis ini terdapat di seluruh wilayah Indonesia dan dari wilayah India samapai ke Australia. Siklus Hidup Telur berwarna kuning , diletakkan pada tanaman yang masih muda, tegak lurus pada permukaan daun, dimana setiap kelompok telur sebanyak antara 20 sd 50 butir. Larva Larva mempunyai warna abu abu dan berkumpul pada bagian bawah permukaan daun, larva tersebut memakan bagian mesofil daun dan meninggalkan bentuk yang khas seperti jendela, sedangkan larva instar ketiga dan keempat berwarna hitam, mereka lebih merusak hingga meninggalkan berkas berkas berwarna putih yang lebih besar. Kutikel dari tangkai daun dapat diserang apabila tanaman telah kehilangan daun. Imago Kumbang ini berukuran panjang kira kira 1 Cm dan sangat bervariasi dalam warna. Di Indonesia permukaan Elitra dari hama ini mempunyai bitnik bitnik ( spot ) antara 12 sd 26. Bentuk imago juga dapat memakan daun. Kumbang ini dapat terbang dan hidup cukup lama, sedangkan satu ekor kumbang betina dapat meletakkan telur sebanyak 800 butir. Gejala dan kerusakan Larva memakan bagian mesofil daun sehingga terlihat bercak bercak berwarna putih puitih yang khas, apabila terjadi serangan berat maka daun daun akan gugur. Tanaman Inang Selain menyerang kentang, hama kumbang ini dapat menyerang anggota family Solanaceae diantaranya terong, labu, turnip, radish, bayam, dan buncis. Pengendalian Dengan cara penanaman kentang secara bersamaan dapat mengurangi serangan hama ini. Penanaman pada waktu yang tepat dapat menghindari perkembangan hama hama kumbang ini di lapangan. Parasitoid telur, Tetrastichus sp. ( Eulopidae) , sedangkan pengendalian secara kimia menggunakan insektisida merupakan cara yang paling efektif bilamana serangan hama ini cukup serius Materi Cyber, 5 Maret 2020, Penulis , M. Ali Nurdin,