Loading...

HAMA PADA TANAMAN SUKUN

HAMA PADA TANAMAN SUKUN
HAMA PADA TANAMAN SUKUN Tanaman sukun diperkirakan berasal dari kepulauan nusantara sampai papua yang selanjutnya menyebar ke kepulauan pasifik. Sukun adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji, pohon sukun umumnya pohon tinggi yang dapat mencapai 30 m. Buah sukun mengandung karbohidrat dan protein serta kaya akan vitamin C, tiamin dan potassium serta merupakan bahan pangan penting sumber karbohidrat di berbagai kepulauan di daerah tropis terutama di pasifik dan asia tenggara. Buah sukun dipercaya sebagai obat tradisional yang bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, anemia, asma menjaga system pencernaan, menurunkan tekanan darah, dll. Namun demikian tanaman sukun juga tidak bisa terhindar dari serangan hama penyakit, serangan hama yang menyerang tanaman sukun adalah : Ngengat penggerek kulit kayu Jenis ini biasanya memiliki palpi kecil, bentuk antenna ngengat jantan bipektinat sampai ke bagian ujung sedangkan ngengat betina memiliki antenna yang pendek dan bercabang. Sayap depan memiliki vena-vena bertangkai sedangkan sayap belakang memiliki sel normal. Larva ngengat ini merusak tanaman dengan menggerek dan membuat lubang gerekan yang tidak menentu pada batang dan cabang tanaman. Gerekan itu akan menghambat pertumbuhan tanaman sehingga dapat mengurangi produksi tanaman. Pengendalian hama ini dilakukan dengan sanitasi lingkungan, yaitu mengumpulkan bagian-bagian tanaman terutama kulit kayu yang terserang untuk kemudian dimusnahkan. Cara lainnya dengan mengeluarkan larva dlam gerekan menggunakan kawat berbentuk kail atau sekaligus membunuh larva yang tertinggal dalam lubang gerekan dengan menggunakan kawat. Pengendalian secara kimiawi dilakukan dengan melakukan penyemprotan terhadap lubang gerekan dengan insektisida fumigant cair. Materi Cyber, 4 Desember 2019, Penulis, M . Ali Nurdin.