Loading...

HAMA WERENG BATANG COKLAT DAN CARA PENGENDALIANNYA

HAMA WERENG BATANG COKLAT DAN CARA PENGENDALIANNYA
EKOBIOLOGI : • Menyukai tanaman padi yang sering dipupuk dengan kandungan N tinggi • Jarak tanam padi rapat • Hama menyerang dari pembibitan sampai padi masak susu • Hama menghisap cairan tanaman pada pembuluh/system vaskuler GEJALA SERANGAN: • Tanaman yang terserang akan terlihat menguning dan mongering dengan cepat • Gejala umumnya terlihat mengumpul pada satu lokasi dan melingkar dan terlihat seperti terbakar (hopper burn). TINDAKAN PENGENDALIAN 1. TINDAKAN PREVENTIF • Tanam serempak • Pengamatan dini Dilakukan setiap 1-2 minggu sekali untuk mengetahui keadaan pertanaman • Lampu perangkap Merupakan lampu yang digunakan untuk memantua migrasi dan pendugaan populasi serangga yang tertarik pada cahaya seperti wereng coklat. 2. TINDAKAN KURATIF Dilakukan dengan cara menggunakan sarana pengendalian pestisida yang direkomendasikan dengan cara SPOT – STOP. Jika ada terjadi serangan hama yang sudah mencapai ambang batas ekonomi (SPOT) maka segera dilakukan pengendalian (STOP) yang mana dengan cara ini sangat membantu mengurangi meluasnya serangan. Penggunaan pestisida harus memperhatikan 6 tepat yaitu : tepat jenis, mutu, waktu, cara, dosis / konsentrasi dan sasaran. Contoh insektisida yang dapat digunakan adalah Applaud, Confidor, Destar. 3. TINDAKAN REPRESIFTindakan represif dilakukan jika hama wereng coklat sudah merupakan kejadian yang luar biasa dimana dalam satu wilayah hamparan hama ini sudah mengakibatkan kerusakan secara menyeluruh atau secara masal. Tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan pengeringan petakan sawah yang terserang, pencabutan serta pembakaran seluruh tanaman yang terserang. Pengendalian secara terpadu, terorganisir dan berkesinambungan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pengendalian hama wereng coklat. Oleh: Ir. Sri Nurhudiah ( Penyuluh Pertanian Madya - Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Badung )