Loading...

Integrasi Tanaman-Ternak di Lahan Kering

Integrasi Tanaman-Ternak di Lahan Kering
Usaha mengoptimalkan sumberdaya usahatani di lahan kering pada umumnya lebih mudah diperoleh melalui diversifikasi usaha yang saling berinteraksi. Sistim ini merupakan suatu sistem usahatani yang mengkombinasikan berbagai macam komponen sistim usaha tani seperti ; tanaman, ternak, tanah ,air, Iklim dan manusia sehingga saling melengkapi dan memberikan efek sinergis yang optimal.Pada umumnya usahatani yang saling berintegrasi seperti tanaman dan ternak minimal memiliki tiga komponen diantaranya (a) Teknologi budidaya ternak (b) teknologi budi daya tanaman, (c) teknologi pengolahan limbah pertanian untuk pakan dan pembuatan kompos.Teknologi dalam budidaya ternak adalah pengandangan ternak dalam pola kelompok, yang dibarengi dengan penerapan teknologi pemeliharaan ternak,termasuk strategi pemberian pakan, Teknologi budidaya tanaman yang biasa diusahakan dilahan kering berupa system tumpang sari.Teknologi pengolahan limbah pertanian sebagai pakan ternak menjadi salah satu kunci keberhasilan system integrasi tanaman – ternak.Agar komponen teknologi tersebut dapat diintegrasikan secara sinergis, maka pengembangan system integrasi tanaman-ternak dilakukan dengan pendekatan kelembagaan, sebab bila diserahkan kepada petani secara perorangan tidak akan menguntungkan mengingat penguasaan lahan yang sempit dan pemilikan ternak yang terbatas. 1. Teknologi budidaya ternak , keberhasilan dari budidaya ternak sapi dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain pemilihan bakalan yang baik(Sapi Induk maupun Sapi Pejantan), perkandangan yang sehat, tatalaksana pemberian air minum dan pakan yang benar juga manajemen pengawinan ternak serta penanganan kesehatan. 2. Teknologi Budidaya Tanaman, didalam melaksanakan budidaya tanaman dapat juga dikombinasikan dengan sistim tumpang sari. Tumpang sari (inter Cropping) sebagai salah satu bagian dari sistim pertanaman (Cropping System) didifinisikan sebagai system bercocok tanam lebih dari satu jenis tanaman yang seumur pada waktu dan tempat yang sama dengan barisan-barisan teratur, sehingga perlakuan untuk setiap jenis tanaman seperti halnya penyiangan, pemupukkan, pengendalian hama/penyakit dan aktifitas lainya lebih teratur3. Teknologi Pengolahan Limbah Pertanian untuk Pakan, pakan merupakan faktor terpenting dalam usaha ternak. Kenyataan dilapangan menunjukkan masih banyak peternak yang memberi pakan seadanya tanpa memperhatikan persyaratan kualitas, kuantitas dan kontinyuitas serta efisiensi pemeberiaanya.Untuk dapat menetrapkan atau mengaplikasi teknologi tersebut dapat merujuk pada teknologi yang sudah direkomendasi dan terpublikasi Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : Badan Litbang Pertanian Sumber gambar:sandraabek