Loading...

JAMU HERBAL UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN DAN KESEHATAN AYAM BROILER

JAMU HERBAL UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN DAN KESEHATAN AYAM BROILER
Oleh : Meris Cahyani, A.MdPPL Desa Tanjung Peranap Kecamatan Tebing Tinggi Barat Tujuan pemeliharaan ayam pedaging adalah memproduksi daging dengan kualitas yang terbaik, sesuai dengan selera konsumen yaitu karkas yang baik dengan lemak rendah. Biasanya dalam memperoleh karkas yang baik ditambahkan bahan yang dapat memacu pertumbuhan, misalnya antibiotik. Penggunaan antibiotik sebagai feed additive menghasilkan residu dalam karkas ayam broiler. Apabila daging ayam dikonsumsi oleh manusia maka dikhawatirkan akan menjadi resistensi terhadap antibiotik tersebut. Hal ini berbeda dengan sifat jamu dimana jamu untuk ternak ini berkhasiat sebagai feed additive sehingga tidak berbahaya bagi manusia bahkan terbukti dapat menikngkatkan konsumsi dan nafsu makan ayam broiler. Alternatif lain sebagai pengganti obat buatan pabrik yaitu dengan memanfaatkan beberapa tanaman obat untuk diberikan kepada ternaknya. Ramuan jamu untuk ternak ini dapat dibuat sendiri dengan harga yang relatif murah. Cara dan aturan pemberiannya dapat dalam bentuk larutan yang dicampur dalam air minum atau dalam bentuk simplisia (tepung) yang dicampur kedalam ransum sebagai “feed additive” maupun “feed supplement” sehingga untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam tak harus dengan obat-obatan kimia. Ramuan herbalpun dapat membuat ayam cukup tahan terhadap penyakit karena harga obat-obatan buatan pabrik dirasakan peternak cukup mahal. Disisi lain pengurangan dosis atau tanpa pemberian obat, vitamin maupun vaksin dalam pemeliharaan ayam broiler akan menimbulkan suatu masalah yang cukup serius yaitu terjadi penurunan kesehatan atau bahkan terjadi peningkatan angka kematian. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya penurunan produksi sehingga tidak tercapai standart produksi yang diinginkan. Hasil penelitian maupun pendapat para ahli diperoleh kesimpulan bahwa pemberian jamu atau tanaman obat yang dicampurkan baik dalam ransum pakannya maupun air minum ayam dapat bermanfaat untuk :1. Meningkatkan daya tahan tubuh ayam2. Meningkatkan pertumbuhan berat badan ayam3. Mengurangi tingkat kematian dan jumlah ayam yang sakit.4. Meningkatkan pendapatan peternak.5. Mendapatkan ayam non kolesterol karena lemak yang dihasilkan berkurang6. Mendapatkan karkas ayam yang berbau dan warna yang segar.7. Mengurangi bau kotoran ayam (ammonia)8. Harga jamu lebih murah9. Mencegah serta mengobati beberapa penyakit seperti pernapasan (snot dan CRD), koksidiosis, diare maupun feses hiaju dan menghindarkan unggas dari serangan virus flu burung (avian influenza)Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat jamu herbal unggas antara lain :? 500 gram kencur? 500 gram bawang putih? 250 gram jahe? 250 gram lengkuas? 250 gram kunyit? 250 gram temu lawak? 125 gram daun sirih? Daun mahkota dewa? 5 tangkai daun papaya? 1 kilogram gula pasir? 1 liter EM-4 Cara pembuatan jamu yaitu :1. Kencur, temulawak, jahe, lengkuas, kunyit dan bawang putih dikupas atau dibersihkan dan ditumbuk (diblander) hingga halus dengan ditambah air bersih secukupnya.2. Rebus bahan yang telah ditumbuk (diblander) dengan sedikit air selama 30 menit lalu disaring atau diperas.3. Air perasan ditambah 1 kilogram gula pasir dan dibiarka dingin kemuian ditambahkan 1 Liter EM-4 lalu diaduk rata sampai berwarna coklat kemudian ditambahkan air bersih hingga volumenya menjadi 40 Liter.4. Larutan tersebut dimasukan dala jirigen atau drum tertutup dan difermentasikan selama 6 hari dan disimpan dalam ruangan yang sejuk. Sehari sekali dibuka dan diaduk untuk menghindari masuknya udara dari luar selama 5 sampai 10 menit lallu ditutup kembali.5. Setelah 6 hari jamu siap diberikan pada aya dengan dosisi 90 mililiter per 1 Liter air setiap hari.