Tanaman Sirsak yang sehari hari tidak asing lagi disekitar lingkungan hidup masyarakat Indonesia dikenal juga dengan nama nangka belanda, atau durian belanda, termasuk family annonaceae adalah tumbuhan yang berasal dari karibia, Amerika Tengah dan Amerika Selatan dan kini tersebar luas diman-mana, bahkan di sebagian daerah sudah menjadi tumbuhan invasive. Di Indonesia tanaman tersebtu tersebar dari Sabang sampai Mauroke dikenal dengan bermacam-macam nama, penyebutan belanda dan variasinya menunjukan bahwa tanaman sirsak didatangkan oleh pemerintah colonial hindia Belanda ke Nusantara pada abad ke 19, meskipun tanaman ini bukan berasal dari Eropa. Tanaman Sirsak merupakan tanaman yang banyak manfaatnya dan mudah untuk dibudidayakan dan buah sirsak sangat digemari oleh masyarakat baik dimakan secara segar atau berupa olahan. Pada saat sekarang Tanaman sirsak sudah ditanam secara komersial untuk diamabil daging buahnya. Buah sirsak sebenarnya adalah kumpulan buah dngan biji tunggal yang saling berhimpitan dan kehilangan batas antar buah. Dagingnya berwarna putih dan bijinya berwarna hitam, buah sirsak dapat dimakan segar atau digunakan sebagai bahan baku jus. Buah sirsak banyak mengandung vitamin C, B1, B2, dan buah ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan dapat mengatasi sembelit serta mengobati penyakit liver. Namun demikian manfaat buah sirsak bagi kesehatan manusia belum didukung oleh data hasil penelitian farmakologi atau kedokteran sehingga masih dianggap obat tradisional. Jenis hama yang menyerang tanaman sirsak cukup banyak dan apabila tidak dikendalikan terhadap srangan hama maka kualitas dan kuantitas buah sirsak akan menurun, dengan demikian nilai jualnya juga akan menurun yang dampaknya akan merugikan petani tanaman sirsak. Jenis hama yang menyerang tanaman sirsak yaitu. 1.Hama kutu putih/ lalat putih sirsak Menyerang daun terutama buah, baik buah yang masih muda maupun yang sudah dewasa. Pengendalian dapat dilakukan menggunakan insektisida, atau secara kimia dilakukan dengan menyemprotkan bagian tanaman yang terserang seperti daun, buah menggunakan air sabun yang dicampur dengan minyak nim. Kepik Lembut Kopi ( coffe mealy bug ) Hama lembut kopi menyerang tanaman sirsak tersebar di Asia juga termasu Indonesia, Afrika dan Amerika Selatan dan Oceania, hama ini menyerang daun apabila serangannya dengan populasi tinggi akibatnya daun yang terserang akan mengakibatkan daun berubah bentuk menjadi mengeriput atau menjadi melekuk, dengan adanya serangan ini mengakibatkan pertumbuhan jamur jelaga hitam yang dikenal sebagai sooty mold. Pengendalian terhadap serangan Kepik lembut kopi pada tanaman sirsak dapat dilakukan dengan menggunakan secara kimia atau insektisida dengan cara menyemprotkan insektisida sesuai dengan dosis pada tanaman sirsak yaitu pada bagian yang terserang hama tersebut, dan dapat juga apabila serangan terhadap daun dan buah pengendaliannya dapat menggunakan air sabun yang dicampur dengan minyak nim. Jenis Hama Lain yang menyerang sirsak Selain hama kutu putih dan kepik lembut kopi yang menyerang tanaman sirsak, terdapat juga hama lain yang menyerang tanaman tersebut diantaranya ; penggerek buah, serta ada jenis hama lainnya yang merupakan hama utama pada tanaman sirsak yaitu kepik lembut hibiscus merah muda , dll. Materi Cyber : tanggal 23 April 2020 Penulis : Ali Nurdin