Kacang kedelai merupakan komoditi hasil pertanian yang banyak diminati dan merupakan bahan pokok yang sangat dibutuhkan masyarakat sampai kapan pun. Begitu banyak jenis kedelai lokal milik Indonesia tetapi masyarakat lokal justru lebih banyak memilih kedelai impor. Pasalnya, dulu harga kedelai impor lebih murah dari kedelai lokal dan jumlah pasokan kedelai impor lebih mencukupi ketimbang pasokan kedelai lokal. impor kedelai tetap perlu. Sebab produsen tempe akan memilih kedelai impor yang bisa menghasilkan volume tempe lebih besar. Sebaliknya, produsen tahu memilih kedelai lokal karena volume tahu yang dihasilkan juga lebih tinggi, jadi kedelai lokal dan impor sama-sama diperlukan. Yang menjadi masalah, Pemerintah Indonesia membiarkan impor berjalan terus demi memenuhi kebutuhan kedelai di dalam negeri yang semakin meningkat sedangkan produksi dalam negeri yang cenderung menurun. Dari segi kandungan gizi kedelai memiliki asam amino yang paling lengkap. Sembilan unsur asam amino ini berfungsi untuk menetralkan kadar gula darah, menggiatkan metabolisme tubuh yang bermanfaat dalam pembentukan otot dan jaringan kekebalan tubuh. Kedelai juga mengandung Vitamin A, dan C. Inilah yang membuat kedelai menjadi makanan favorit karena mengandung antioksidan.Budidaya. Kedelai lebih cocok dibudidayakan di lahan sawah pada musim kemarau. Kebutuhan lahan sawah sekitar 1,3 juta hektar bisa dipenuhi di Pantura Jawa. Tetapi kenyataan di lapang, sawah yang berpengairan teknis tidak dimanfaatkan untuk budidaya kedelai, karena petani lebih suka bertanam padi. Sejauh ini sawah tadah hujan memang paling tepat untuk budidaya kedelai, karena pengadaan air memerlukan biaya tinggi. Para petani di Jawa selama ini membudidayakan palawija dan sayuran di lahan sawah dengan menggunakan pompa pantek atau pompa sedot. Kendalanya terutama investasi pompa, biaya energi (listrik), dan BBM belum tentu bisa ditutup oleh hasil panen kedelai. Adapun teknik budidaya yang bisa digunakan untuk menyiasati hal tersebut yakni satu minggu sebelum panen padi, benih kedelai ditanam tepat pada pangkal batang padi. Maksudnya agar kedelai bisa memanfaatkan sisa-sisa air yang ada, tetapi juga tidak rusak terinjak-injak ketika panen padi. Setelah jerami padi dibabat saat panen, tanaman kedelai sudah berumur satu minggu. Penyiangan dilakukan ketika kedelai umur dua minggu. Penyiangan tidak perlu dengan membongkar tanah menggunakan cangkul, agar air tanah yang tersisa bisa lebih dihemat.Dengan penanaman kedelai satu minggu sebelum padi dipanen, beberapa keuntungan bisa diperoleh. Pertama, petani tidak perlu mengeluarkan biaya pengolahan lahan. Kedua, petani juga tidak perlu mengeluarkan biaya pengairan. Bahkan biaya pemupukan bisa ditekan, sebab sisa-sisa pupuk yang ditebar pada waktu budidaya padi, masih bisa dimanfaatkan oleh kedelai. Kendala lain yang bisa dihadapi ketika panen padi tidak pernah turun hujan, hingga tanaman kedelai kekeringan sebelum berproduksi.Penanaman kedelai akan memberi manfaat yang sangat berarti pada pola pergiliran tanaman dengan padi. Sebab komoditas ini memperbaiki struktur tanah, sekaligus menyuburkannya, dengan bintil akar yang kaya nitrogen. Tumbuhan jenis legume termasuk kedelai mampu menyerap nitrogen dari udara, dan dengan bantuan bakteri Rhizobium yang mampu menyimpan nitrogen tersebut dalam bintil akar.Sebenarnya peluang budidaya kedelai sangat ditentukan oleh kebijakan pemerintah. Namun pencanangan swasembada kedelai nasional tidak pernah disertai oleh langkah konkrit. Selama ini upaya swasembada kedelai selalu gagal, sebab kebijakan pemerintah cenderung berpihak ke importir, bukan ke petani. Idealnya, kedelai impor dikenai bea masuk tinggi hingga petani terpacu untuk membudidayakannya.