Loading...

Kandang Pembibitan Sapi Potong

Kandang Pembibitan Sapi Potong
Kandang yang digunakan untuk pembibitan sapi potong idealnya disesuaikan dengan tujuan usaha pembibitan sapi potong. Ada beberapa jenis kandang dalam pembibitan sapi potong diantaranya 1) kandang pembibitan, 2) kandang beranak, 3) kandang pembesaran, 4) kandang pejantan, 5) kandang paksa 6) kandang karantina,.7) kandang penggemukan1. Kandang pembibitanUntuk budidaya sapi induk/calon induk yang akan menghasilkan pedet, Lama waktu pemeliharaan sampai umur penyapihan yaitu sekitar 4-7 bulan. Sistem kandang berupa kandang individu atau kandang kelompok. a. Kandang IndividuDiperuntukkan bagi sapi potong yang kawinnya melalui kawin suntik dikenal dengan nama IB (Inseminasi Buatan). Pada kandang individu dibutuhkan pengamatan yang teliti pada masa birahi sapi induk/ calon induk. Masa birahi merupakan waktu yang tepat untuk dilakukan perkawinan secara IB yang akan dilakukan oleh Inseminator.Induk/calon induk yang sudah dinyatakan positif bunting tetap hidup dikandang individu selama 8-9 bulan dan setelah beranak sapi induk/calon induk hidup dikandang beranak sampai masa penyapihan pedet yaitu pedet berumur 2 bulan. Sapi induk/calon induk memasuki pada periode laktasi dan bila mengalami birahi kembali sapi induk/calon induk dapat dikawin suntik atau IB kembali dan sapi induk/calon induk kembali kekandang individub. Kandang KelompokBerlaku bagi sapi potong yang kawin secara alam. Pada kandang berkelompok tidak perlu dilakukan pengamatan birahi pada sapi induk/calon induk karena sapi akan kawin secara alam bila terjadi masa birahi sapi induk/.calon induk. Didalam kandang disediakan sapi pejantan bersama induk/calon induk sapi potong yang akan menjadi cikal bakal lahirnya pedet pedet baru, Sapi induk/calon induk hidup dalam kandang kelompok selama 7-8 bulan masa kebuntingan dan selanjutnya dipindahkan kekandang beranak sampai umur pedet 2 bulan yaitu masa penyapihan pedet. Setelah 2 bulan laktasi sapi induk/calon induk dikembalikan kekandang kelompok kembali namun berbeda pejantan yang disediakan dalam kandang kelompok. 2, Kandang BeranakMerupakan kandang yang diperuntukan bagi induk sapi/calon induk bunting tua ( 8-9 bulan) sampai beranak, menyusui sampai masa periode penyapihan pedet. Konstruksi kandang beranak berupa kandang individu yang harus dapat memberikan rasa nyaman pada induk sapi dan pedet. Pada kandang beranak dilengkapi dengan palungan pakan dibagian depan kandang dan bagian belakang kandang berupa selokan yang berfungsi untuk menampung kotoran sapi, Dibagian belakang kandang dilengkapi umbaran tempat bermain pedet berpagar rapat. Luas kandang beranak 3 x 3 meter sudah termasuk palungan tempat pakan sapi. Lantai kandang beranak harus selalu bersih dan kering.3. Kandang PembesaranDiperuntukan bagi pedet lepas sapih yaitu umur pedet 4-7 bulan sampai sapi dewasa sekitar 18-24 bulan. Model kandang yang digunakan berupa kandang kelompok yang dilengkapi dengan lahan umbaran. Konstruksi kandang pembesaran harus memberikan rasa nyaman pada sapi dan dilengkapi dengan palungan pakan. Kapasitas kandang kelompok perekor sapi membutuhkan luasan 2,5 – 3 meter. Sapi yang ada dalam kandang kelompok harus seumuran dan mempunyai berat badan sama dan harus dihindarkan terjadinya persaingan terkait pakan. Artinya kecukupan pakan harus diperhitungkan benar. Pemeliharaan selanjutnya kandang harus dipisahkan jantan dan betinanya. Sapi jantan dapat dibudidayakan sebagai calon pejantan atau penggemukan sapi dan sapi betina sebagai calon induk 4.Kandang PejantanDiperuntukkan bagi sapi jantan yang digunakan sebagai pemacek. Model kandang pejantan berupa kandang individu dilengkapi palungan tempat pakan dan saluran dibelakang kandang yang berfungsi untuk menampung kotoran sapi. Konstruksi kandang pejantan harus kokoh kuat mampu menahan benturan dan dorongan dan memberikan rasa nyaman bagi sapi. Ukuran kandang pejantan 270 x 200 cm 5. Kandang PaksaBerlaku untuk sapi induk/calon induk yang mengalami kawin IB dan perawatan pemotongan kuku. Kandang paksa juga dikenal dengan nama kandang jepit. Kontruksi kandang paksa harus kuat dan mampu menahan gerakan sapi. Bentuk kandang model kandang individu dengan ukuran lebar kandang 110 cm, lebar kandang 70 cm dan tinggi pembatas kandang 110 cm , Bagian depan kandang dibuatkan tiang penjepit leher sapi. 6.Kandang KarantinaDiperuntukkan bagi sapi yang sedang sakit. Tujuan dari kandang karantina untuk mengisolasi sapi sakit guna mencegah terjadinya penularan pada sapi yang sehat. Kandang karantina harus ditempatkan di lokasi yang terpisah jauh dengan kandang kandang yang ada di lingkungan kandang pembibitan. 7.Kandang PenggemukanDiperuntukkan bagi sapi jantan yang tidak memenuhi persyaratan sebagai sapi calon bibit pejantan. Lama pemeliharaan sapi dikandang penggemukan .4-12 bulan tergantung pemberian pakan tambahan dan target pencapaian berat badan sapi dijual sebagai sapi potong. Model kandang penggemukan berupa kandang individu, Teknologi yang dianjurkan sebaiknya kandang penggemukan dibangun seperti kandang kereman yang tidak memberikan kesempatan sapi untuk bergerak. Nani Priwanti - PP BPPSDMP KementanSumber Petunjuk Teknis Perkandangan Sapi Potong Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian , 2007