Pangan merupakan kebutuhan mendasar bagi manusia untuk kelanjutan hidupnya, oleh karena itu terpenuhinya pangan menjadi hak asasi bagi setiap orang.Dalam rangka mewujudkan kebutuhan akan pangan bagi seluruh penduduk di suatu wilayah, maka ketersediaan pangan menjadi sasaran utama dalam kebijakan pangan bagi pemerintahan suatu Negara.Cadangan tingkat rumah tangga dapat dipenuhi dengan memanfaatkan pekarangan atau halamam rumah dengan tanaman sayuran, memelihara ikan dan ternak. Oleh karena itu perlu dilakukan pengelolaan cadangan pangan di tingkat rumah tangga.Salah satu upaya penyediaaan cadangan pangan masyarakat adalah dengan kegiatan KRPL ( Kawasan Rumah Pangan Lestari ). Kegiatan KRPL adalah merupakan upaya untuk pemanfaatan pekarangan agar bisa lebih bermanfaat, untuk keindahan, menambah gizi keluarga dan juga meningkatkan pendapatan keluarga. Karena pada saat kegiatan KRPL ini bisa memberikan tambahan pendapatan untuk keluarga tentu saja kegiatan ini akan bisa lestari. Di KWT Kebon Tanjung Desa Sambijajar Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Dengan adanya kegiatan KRPL anggota KWT tersebut telah memanfaatkan pekarangannya dengan tanaman sayuran, bibit tanaman hias, bibit buah-buahan maupun usaha ternak Itik.Semula mereka tidak yakin apakah mereka dapat mendapat manfaat dari usaha pemanfaatan pekarangan, namun berkat ketelatenan pembinaan dan pendampingan yang dilakukan oleh Penyuluh Pertanian, saat ini mereka dapat mengambil manfaat dari hasil pekarangan, sehingga dapat menghemat belanja dan juga menambah pendapatan keluarganya.Tambahan pendapatan diperoleh dari usaha pembibitan tanaman hias, bibit buah-buahan dan ternak Itik, sedang untuk tanaman sayuran digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ternak Itik yang dimiliki awalnya 150 ekor sekarang sudah menjadi 687 ekor namun yang produktif baru 387 ekor. Setelah dua tahun mereka baru merasakan bahwa usaha ternak itik ini dapat menambah pendapatan keluarga, pengelolaannya mudah bisa dilakukan oleh ibu-ibu. Penyediaan pakan itik dikelola oleh satu orang sehingga kwalitas campuran pakannya dapat terkontrol. Penjualan telur dilakukan bersama-sama setiap satu minggu sekali, sekaligus hasil penjualan telur untuk membeli pakan. Jumlah telur yang dijual setiap bulan rata-rata mencapai 7788 butir dengan harga rata-rata saat ini adalah Rp.2.125,-/ butir. Sehingga pendapatan yang diterima Rp.16.549.500,- Sedangkan untuk biaya pakannya ± Rp. 10.601.500,- sehingga dalam satu bulan ada pendapatan Rp. 5.948.000,- Inilah satu manfaat dari kegiatan pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari yang ada di Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Penulis : Sarlan ,SSt.