Loading...

KEGIATAN PELATIHAN PERTANIAN TERPADU

KEGIATAN PELATIHAN PERTANIAN TERPADU
Sistem Pertanian terpadu merupakan sistem yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan dan ilmu lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan, sehingga diharapkan dapat sebagai salah satu solusi bagi peningkatan produktivitas lahan, program pembangunan dan konservasi lingkungan, serta pengembangan desa secara terpadu.Selain hemat energi, keunggulan lain dari pertanian terpadu adalah petani akan memiiki beragam sumber penghasilan. Sistem Pertanian terpadu memperhatikan diversifikasi tanaman dan polikultur. Seorang petani bisa menanam padi dan bisa juga beternak kambing atau ayam dan menanam sayuran. Kotoran yang dihasilkan oleh ternak dapat digunakan sebagai pupuk sehingga petani tidak perlu membeli pupuk lagi. Jika panen gagal, petani masih bisa mengandalkan daging atau telur ayam, atau bahkan menjual kambing untuk mendapatkan penghasilan. pelatihan pertanian terpadu yang dilaksanakan pada 22 oktober 2018 samapai 23 oktober 2018 diKecamatan Talang Muandau. pada acara ini dhadiri oleh Kabid Penyuluh Pertanian Kab.Bengkalis Bapak H. M . Nur. pertanian terpadu yang dilaksanakan yaitu tentang pertanian Terpadu Perkebunan dan Peternakan, dimana limbah dari hasil pengolahan kelapa sawit dapat digunakan sebagai bahan tambahan pakan ternak yang cukup baik untuk perkembang biakan ternak sapi khususnya. dan kotoran yang dihasilkan oleh ternak dapat digunakan untuk pembuatan kompos yang berguna untuk pertumbuhan tanaman kelapa sawit. pada pelatihan terpadu tersebut dilaksanakan study banding kelahan pak Roni Saragih. pak Roni Saragih merupakan salah satu petani yang telah mencoba mengembangkan sistem pertanian terpadu ini, memiliki kebun sawit dan ternak mampu membuat sistem daur ulang yang berkesinambungan sehingga tidak ada yang terbuang dari hasil pertaniannya. untuk pakan ternak pak Roni mengguanakan limbah sawit berupa solit dan bungkil sawit sebagai bahan tambahan pakan ternaknnya,dan kotoran ternak nya diolah menjadi kompos yang dapat menambah penghasilnnya. bahan yang diguanakan oleh pak roni pada pembuatan kompos ini adalah: 1. air cucian beras : 2 liter/ton 2. gula merah : 2 kg/ton3. kotoran sapi : 1 ton4. dolomit : 100 kg/ton 5. skam arang : 50 kg/toncara membuatnya :1. kotoran sapi dijemur sampai kering2. disiram air gula merah 3. disiram air cucian beras 4. disiram air rumen sapi 5. lalu diataburkan dolomit dan sekam arang ,lalu diaduk sampai merata6. tutup rapat pakai terpal samapai kisaran waktu kurang lebih 21 hari. 7. bisa digiling (sampai siap pakai ) dengan proses pengomposan ini akan menambah nilai jual dari kotoran sapi tersebut. Penulis : Lidia Bangun , SP