Loading...

KEGIATAN PEMBUATAN PESTISDA NABATI DESA LAPALE

KEGIATAN PEMBUATAN PESTISDA NABATI DESA LAPALE
Penyemprotan pestisida kimia secara tidak bijaksana telah menye-babkan hama kebal terhadap pestisida. Oleh karenanya petani cenderung menggunakan dosis pestisida yang lebih tinggi dan dilakukan berulang ulang. Kondisi yang demikian dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah pengguanaan pestisida nabati. Penggunaan pestisida nabati selain dapat mengurangi pencemaran juga murah apabila dibandingkan dengan pestisida kimia. Pestisida nabati dibuat secara sederhana dapat berupa larutan hasil perasan, rendaman, ektrak, dan rebusan bagian tanaman atau tumbuhan, yakni berupa akar, umbi,batang, daun, biji dan buah. PESTISIDA NABATI DAUN GAMAL Kandungan bahan aktif daun gamal adalah Ekstrak daun gamal efektif untuk mengendalikan hama ulat dan hama penghisap. Bahan sumber bakteri dipotong kecil-kecil Ekstrak daun gamal dapat digunakan jika ditambah dengan minyak tanah dan detergen. Penggunaan minyak tanah terlalu sering dapat menyebabkan kebakar-an dan penggunaan minyak tanah mendekatisaat panen dapat menimbulkan bau pada hasil pertanian. Cara Pembuatan: Tumbuk/hancurkan 100-150 daun gamal segar dengan penambahan air 250 ml(bisa menggunakan blender) hingga menjadi larutan. Masukan larutan tersebut kedalam kantong kain halus dan peras. Tampung larutan tersebut dalam ember ukuran 10 liter. Tambahkan 250 ml minyak tanah dan 50 gr detergen, aduk sampai rata. Tambahkan 8 liter air, aduk sampai rata. Semprotkan larutan tersebut dengan menggunakan alat semprot. Oleh : RIDWAN REPI,SST Penyuluh Pertanian BPP Kalimbu Kuni – Kec.Kota Waikabubak – Kab. Sumba Barat