Loading...

Kegiatan Penilaian BPP Berprestasi di BPP Wilayah II, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

Kegiatan Penilaian BPP Berprestasi di BPP Wilayah II, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Hari ini Selasa, 16 Mei 2023 Verifikasi Lapang dalam rangka Penilaian Aparatur dan Non-Aparatur Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 sedang dilaksanakan di BPP Wilayah II, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Kegiatan penilaian diawali dengan penerimaan dari Asisten Daerah Ekonomi dan Pembangunan Kab. Bogor serta Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan Kab. Bogor di kantor Dinas. Kegiatan dilanjutkan menuju BPP Wilayah II yang disambut oleh Anggota DPRD Kab. Bogor, Peneliti BB Biogen, Perwakilan BPSB-TPH Wilayah Bogor-Depok, Camat Kecamatan Jasinga, Kepala Desa dan petani di wilayah cigudeg. Koordinator BPP Wilayah II, Teguh Firmansyah S., memaparkan bahwa lokasi BPP mencakup 3 Kecamatan, yaitu Cigudeg, Jasinga dan Sukajaya. Kegiatan yang telah dilaksanakan di BPP Wilayah II berupa pembinaan kepada petani penangkar benih yang sudah tersertifikasi, digitalisasi data di BPP, pengembangan jejaring kemitraan poktan dengan PD Pasar Tohaga dalam rangka pemenuhan beras bagi ASN di Kabupaten Bogor, pemanfaatan limbah tandan kosong sawit oleh kelompok tani sebagai bahan pupuk organik, dan adanya inovasi dalam metode penyuluhan kepada petani berupa permainan ular tangga. Menurut Anggota DPRD Kab. Bogor, Nurodin, BPP secara teguh mempertahankan kearifan lokal di wilayah cigudeg dalam melaksanakan kegiatan pertaniannya namun, tetap berupaya dalam mempertahankan hasil produksi dan produktivitas serta peningkatan kesejahteraan petani dengan menjalin kolaborasi kepada para stakeholder. Abas Ali Bahtiar selaku perwakilan dari BPSB-TPH di wilayah Bogor dan Depok mengatakan bahwa petani di BPP Wilayah II sudah memproduksi benih padi sebanyak 150 varietas sejak tahun 2008-2022. Saat ini pun sedang dalam pengembangan benih durian lokal yang dikembangkan oleh petani yang tidak luput dari pembinaan penyuluh di BPP. Ketua Tim Penilaian, Odik Setia Sukmana, menyampaikan bahwa penilaian verifikasi lapangan ini merupakan kegiatan apresiasi, motivasi dan pembinaan dari pemerintah provinsi Jawa Barat bagi insan pertanian. Verifikasi lapangan ini merupakan tahapan terakhir dalam penilaiain Aparatur dan Non-Apartur Berprestasi untuk melihat kondisi secara real di lapangan dengan apa yang telah disampaikan pada adminstrasi maupun pemaparan. BPP dikatakan berhasil apabila sudah bisa melakukan manajerial kelembagaan di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa dan BPP dapat menjalankan fungsinya sebagai Pusat Data dan Informasi, Pusat Gerakan Pembangunan Pertanian, Pusat Pembelajaran, Pusat Konsultasi Agribisnis, dan Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan. Harapannya penilaian ini dapat menjadi motivasi bagi BPP lainnya agar menjalankan perannya sebagai BPP Kostratani sehingga dapat mendukung pembangunan pertanian di Jawa Barat. Red: Rizqy Barokah Faatihah (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)