Loading...

Kementan Laksanakan PROPAKTANI *BTS Pembuatan BIOSAKA Live From Solok*

Kementan Laksanakan  PROPAKTANI *BTS Pembuatan  BIOSAKA Live From Solok*
Pada hari Sabtu tanggal 26 November 2022 Kabupaten Solok mendapat Kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Sosialisasi Biosaka yang Langsung di ajarkan oleh penemunya Bapak Muhammad Anshar. kegiatan dilaksanakan di BPP Bukit Sundi yang dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten, PPL, PPS dan POPT serta petani dari 10 kecamatan Penghasil beras di Kabupaten Solok. Acara ini diawali dengan kata arahan Sekretaris Dinas Pertanian Kab. Solok, selanjutnya Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Prov. Sumbar dan Arahan dari Ditjen TP yang diwakili oleh Direktorat Serealia. Narasumber Kegiatan Propaktan ini berasal dari Bapak Prof.Dr.Iswandi Anas Chaniago (Guru Besar IPB) dan Bapak Muhammad Anshar selaku penemu biosaka. Kegiatan ini ditayangkan secara langsung melalui Propaktani. Prof. Dr Aswandi Menyatakan Bahwa pupuk organik adalah pupuk utama karena pupuk organik memperbaiki sifat Tanah baik fisik, kimia dan biologi tanah, mengandung 13 / 16 unsur hara esensial, mengandung organisme (cacing tanah, mikroba, hormon , ZPT); dapat dibuat sendiri oleh petani, kelompok tani (tidak tergantung pada pupuk kimia; tanah/ lingkungan / hasil pertanian menjadi sehat. Salah satu pupuk organik yang sedang viral di media adalah Biosaka. Biosaka terdiri dari suku kata Bio dan Saka, Bio singkatan dari Biologi, dan Saka singkatan dari Soko Alam Kembali Ke Alam atau dari Alam Kembali ke Alam Biosaka memiliki keunggulan-keunggulan antara lain Mudah dalam pengaplikasiannya, kebutuhan untuk per ha lahan sedikit (1,5 liter/hektar/musim tanam) - padi, jagung, kedelai, biosaka dibuat dalam waktu yang sangat cepat 10-30menit sudah langsung dipakai tanpa harus di fermentasikan, bahan biosaka tersedia kapanpun dimanapun karena bisa dibuat dari semua jenis ragam hayati (dengan memenuhi syarat bahan, Tidak membutuhkan teknologi/alat khusus dalam pembuatan biosaka. Hanya rumput, air dan peremasan menggunakan tangan, Bisa disimpan dalam waktu lama dan biosaka dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50-70% dari kebiasaan petani. Selain penyampaian materi pada pertemuan tersebut juga dilaksanakan praktek yang terdiri dari pemilihan bahan, pembuatan dan pengaplikasian biosaka di lapangan. Semoga dengan adanya sosialisasi ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan petani dan petugas sehingga petani dapat mengaplikasikannya di lapangan. Permasalahan kelangkaan pupuk dapat diatasi dan diharapkan petani bisa berbudidaya yang lebih ramah lingkungan karena Selama ini petani sangat tergantung kepada ketersediaan pupuk kimia . Semoga dengan diketahuinya informasi tentang Biosaka ini bisa menambah pengetahuan dan keterampilan petani sehingga petani dapat mengaplikasikannya di lapangan. Permasalahan kelangkaan pupuk dapat diatasi dan diharapkan petani bisa berbudidaya yang lebih ramah lingkungan karena Selama ini petani sangat tergantung kepada ketersediaan pupuk kimia. Sumber [1]PROF. DR ISWANDI ANAS CHANIAGO , Pupuk Organik Adalah Pupuk Utama Bahan Materi pada bimbingan teknis dan sosialisasi (BTS) Propaktani Ditjen TP sabtu tanggal 26 November 2022.BTS Pembuatan BIOSAKA Live From Solok Muhammad Anshar, Meningkatkan Ketahanan Pangan Terhadap Perubahan Iklim Berbasis Komunitas. Bahan Materi pada bimbingan teknis dan sosialisasi (BTS) Propaktani Ditjen TP sabtu tanggal 26 November 2022.BTS Pembuatan BIOSAKA Live From Solok Dirjen TP “Panduan Biosaka” Ditulis oleh LILI HIKMAWATI, SP (PP Madya pada Dinas Pertanian Kab. Solok Provinsi Sumatera Barat)