Loading...

Kendalikan Hama Kutu Dan Ulat Dengan Pestisida Nabati

Kendalikan Hama Kutu Dan Ulat  Dengan Pestisida Nabati
KENDALIKAN HAMA KUTU DAN ULAT DENGAN PESTISIDA NABATI Pendahuluan Sampai saat ini pestisida kimia masih merupakan satu-satunya senjata pamungkas petani untuk pengendalian OPT di lahan pertanian, karena mudah didapat, tidak repot, dan hasilnya segera dapat dilihat. Penggunaan pestisida oleh petani cenderung sangat berlebihan, sehingga berdampak negatif terhadap konsumen maupun ekosistem pertanian. Salah satu cara alternatif untuk mengurangi pencemaran lingkungan adalah dengan penggunaan pestisida nabati. Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan bakunya dari tanaman. Prinsip penggunaan pestisida nabati tersebut hanya untuk mengurangi, dan bukan untuk meninggalkan pemakaian pestisida kimia, karena efektivitasnya juga masih di bawah pestisida kimia. Bahan dan alat yang diperlukan : Bawang putih 100 gram Cabe rawit 100 gram Pandan 100 gram Kemangi 100 gram Tembakau 100 gram Kunyit 100 gram Kenikir 100 gram Gula Pasir 2 sendok makan Air Suling (Aqua 1 liter) Decomposer (EM4, Beka, dll) 2 cc Botol kaca steril besar 2 buah Blender untuk mencampu semua bahan Cara Pembuatan : Semua bahan diatas diblender, kecuali gula dan decomposer hingga tercampur rata. Masukkan semua bahan yang telah diblender kedalam botol kaca steril bebas kuman. Masukkan gula dan decomposer kedalam botol lalu tutup. Biarkan 1 minggu untuk proses fermentasi. Setelah 1 minggu buka dan saring dari ampas yang ada dan disimpan d tempat yang tertutup. Cara Aplikasi / Penggunaaan : Campurkan 60 cc cairan pestisida nabati yang telah difermentasi dengan 1 liter air bersih. Semprotkan pada tanaman yang diserang hama dan ulat, ulangi 1 minggu sekali. ( Admin_Sri Astuti, S.TP, Septi Eliza M.H., A.Md, Windari, SP, Mulijadi, SP, Handayani, SP )