Nilam (Pogostemon cablin Benth) dikenal sebagai salah salah satu tanaman penghasil Minyak atsiri seperti halnya cengkeh, mentha, akar wangi, minyak kayu putih dan lain-lain. Tanaman nilam mudah ditemui di Indonesia, karena tersebar di pulau Sumatera (Nangroe Aceh Darusalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Riau, Bengkulu dan Lampung), di Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta), Kalimantan (Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah) dan Bali. Dalam proses produksi tanaman, petani umumnya mengusahakan tanaman nilam dengan skala usaha kecil dan merupakan usahatani sampingan. Agar tanaman nilam lebih menguntungkan, sebaiknya dalam berusahataninya dilakukan secara monokultur. Pola tanam monokultur Pola tanam monokultur memerlukan budidaya yang intensif baik dari kesesuaian lahan dan iklim, penggunaan jenis/varietas, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit serta cara dan waktu panen yang tepat. Jarak tanam dan dosis pemupukan disesuaikan dengan tingkat kesuburan lahan yang digunakan. Perkiraan biaya sesuai sarana fisik yang diperlukan per hektar Tahun pertana (3 kali panen) 1. Umur tanaman 6 bulan (panen I) a. Sarana Produksi - Bibit Nilam 25.000 setek - Pupuk organik 10.000 kg - Pupuk N (Urea/ZA) 250 kg - Pupuk P (TSP/SP 36) 100 kg - Pupuk K(KCl) 100 kg - Pestisida 2 kg/lt b. Tenaga kerja - Pembersihan lahan 20 HOK - Pembuatan parit keliling 10 HOK - Pengolahan lahan 50 HOK - Pembuatan bedengan 15 HOK - Pemupukan dasar (organik) 10 HOK - Penanaman 15 HOK - Pemupukan an-organik 1 10 HOK - Penyiangan (1 dan 2) 20 HOK - Pupuk an-organik 2 10 HOK - Pengendalian hama/penyakit 5 HOK - Panen I 30 HOK c. Peralatan - Cangkul, parang, sprayer dll 1 paket d. Lain-lain - Sewa lahan 1 tahun - Pengangkutan/bongkar muat 1 paket 2. Umur tanaman 10 bulan (panen II) a. Sarana produksi - Pupuk N (Urea/ZA) 150 kg - Pupuk P (TSP/SP 36) 75 kg - Pupuk K(KCl) 75 kg - Pestisida 2 kg/lt b. Tenaga kerja - Pembubunan 20 HOK - Pembersihan drainase/parit 5 HOK - Pemupukan N, P, K 10 HOK - Penyiangan 10 HOK - Pengendalian hama/penyakit 5 HOK - Panen 2 30 HOK - Pengangkutan 1 paket 3. Umur tanaman 14 bulan (panen III) a. Sarana Produksi - Pupuk N (Urea/ZA) 150 kg - Pupuk P (TSP/SP 36) 75 kg - Pupuk K(KCl) 75 kg - Pestisida 2 kg/lt b. Tenaga kerja - Pembubunan 20 HOK - Pembersihan drainase/parit 5 HOK - Pemupukan N, P, K 10 HOK - Penyiangan 10 HOK - Pengendalian hama/penyakit 5 HOK - Panen 3 35 HOK - Pengangkutan 1 paket d. Lain-lain - Pajak bumi dan bangunan 1 tahun - Biaya penyusutan 33,3% Jumlah biaya yang diperlukan untuk sarana produksi budidaya nilam dalam satu tahun disesuaikan dengan harga berlaku di wilayah setempat. Sri Puji Rahayu, Penyuluh Pertanian, email : yayuk_edi@yahoo.com Sumber : Pedoman Budidaya Tanaman Nilam, Direktorat Budidaya Tanaman Semusim, Ditjen Perkebunan, Departemen Pertanian, 2006. Teknologi Budidaya Nilam, balai Besar Pengkajian Teknologi Pertanian, Badan Litbang Pertanian, 2008.