Loading...

Kiat kiat Pembibitan Sapi Potong

Kiat kiat Pembibitan Sapi Potong
Kunci sukses keberhasilan mengelola usaha pembibitan sapi potong ditentukan oleh bibit sapi yang terpilih.Karena itu petani pengelola usaha pembibitan sapi potong perlu memahami pengetahuan pembibitan bibit sapi potong agar keberhasilan mengelola usaha pembibitan sapi potong dapat dinikmatinya.Sapi potong calon bibit harus dipilih dari tetua ( indukan dan pejantan ) harus memenuhi persyaratan penampilan luar sebagai sapi potong , mempunyai catatan kemampuan produksi dan reproduksi diatas rata rata populasi lingkungan sapi potong. Untuk bisa mendapatkan bibit sapi potong berkwalitas perlu dilakukan seleksi terkait keunggulan produksi yang dicapai tetua.Ada beberapa tahapan proses yang harus difahami oleh petani pengelola usaha pembibitan sapi potong, untuk menentukan pemilihan bibit sapi potong berkwalitas, 1) mengenal bangsa sapi potong, 2) seleksi bibit sapi potong, 3) perkandangan sapi potong,4) mengenal pakan sapi potong, 5) mengenal reproduksi sapi potong. 1. Mengenal bangsa sapi potongPilihan bangsa sapi potong mana yang akan dibudidayakan untuk pembibitan sapi potong tergantung dari tujuan pemeliharaan dan selera petani pengelola usaha sapi potong.Pastinya dalam menentukan pilihan bangsa sapi potong perlu diperhitungkan usaha pembibitan sapi potong, kesesuaian ketersediaan hijauan pakan ternak.Beberapa jenis sapi lokal dapat menjadi alternatif pilihan pembibitan sapi potong diantaranya sapi Brahman, sapi PO, sapi Aceh dan sapi Madura yang termasuk dalam katagori unggul dikembangkan sebagai sapi potong.Acuan pedoman yang dapat digunakan untuk pemilihan sapi potong unggul diantaranya a) memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan iklim dan pakan, b) catatan reproduksinya baik, c) tidak membutuhkan banyak biaya untuk operasional pakan ternak, d) kandungan lemak pada daging rendah 2. Seleksi bibit sapi potongSeleksi calon bibit sapi potong wajib dilakukan oleh petani pengelola pembibitan sapi potong guna mendapatkan bibit sapi potong berkwalitas. Selain seleksi catatan data rekam keunggulan produksi juga dapat diseleksi dari penampilan luar sapi potong dengan mengacu pada pedoman berikut a) kesehatan sapi potong dapat dilihat dari mata yang bersinar, gerakan lincah, tidak liar, nafsu makan tinggi dan terbebas dari penyakit menular, b) tidak ada cacat tubuh yang bersifat turunan, c) memenuhi persyaratan kriteria serasi antara bentuk dan ukuran tubuh, d) memenuhi persyaratan minimal tinggi badan sapi potong yang mengacu pada standrad bibit populasi setempat/lokal, regional dan nasional, e) warna tubuh sesuai jenis bangsa sapi potong 3. Perkandangan Pembibitan Sapi PotongKandang bagi sapi potong merupakan tempat berlindung dari ancaman iklim, angin dan pencurian. Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mengembangkan teknologi kandang pembibitan " Model Litbangtan " yang akan memudahkan bagi petugas kandang untuk melakukan pemberian pakan dan minum, memfasilitasi perkawinan sapi potong dan membersihkan kandang sapi potong. Kandang pembibitan model Litbangtan ada dua macam yaitu kandang kelompok dan dan kandang individu. 4. Mengenal Pakan Pembibitan Sapi PotongPakan utama sapi potong adalah Hijauan Pakan Ternak disajikan dalam bentuk segar, kering atau diolah. Selain Hijauan Pakan Ternak sapi potong juga membutuihkan pakan tambahan berupa konsentrat dan mineral . Pada pembibitan sapi potong model kandang Litbangtan pemberian pakan sapi dilakukan dikandang yang ditempatkan di palungan, Pakan yang diberikan berupa hijauan pakan ternak yang mengandung serat seperti jerami padi kering, dan hijauan pakan ternak lain yang ada di lingkungan sekitar kandang, Selain pakan juga diberikan minum yang sifatnya ad libitum selalu tersedia setiap waktu. Lebih lanjut juga dijelaskan pada model kandang Litbangtan dianjurkan tersedia bank pakan disimpan dibagian belakang kandang sebagai persediaan hijauan pakan ternak. 5. Mengenal Reproduksi pada Pembibitan Sapi Potong.Keberhasilan mengelola sapi potong sangat tergantung dari sumber bibit yang digunakan. Petani pengelola usaha pembibitan sapi potong dituntut mampu menghasilkan produksi bibit sapi potong berkwalitas. Salah satu teknologi yang dikenalkan Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menggunakan kandang model litbangtan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan reproduksi yang berakibat pada kegagalan reproduksi.. Kegagalan reproduksi sapi potong dapat disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Kegagalan reproduksi karena faktor internal diantaranya kelainan kelamin, penyakit yang menyerang sapi potong. Sedangkan faktor eksternal disebabkan oleh rendahnya kandungan gizi pakan yang diberikan pada sapi potong calon bibit atau bisa juga disebabkan oleh kurang tepatnya penanganan perkawinan sapi potong temasuk pelaksanaan IB Nani Priwanti Soeharto PP – BPPSDMP Sumber : Buku Saku Pembibitan Ternak Sapi Potong. Direktorat Perbibitan Ternak, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian Tahun 2013