Loading...

KOMPOS

KOMPOS
Pembuatan Kompos Jerami Banyak cara bagaimana mengolah jerami menjadi pupuk kompos. Berikut ini adalah cara pengolahan jerami menjadi pupuk kompos yang telah dilakukan di BB Padi Sukamandi (Triny et al,2002).• Bahan yang digunakan meliputi :1. Jerami padi sebagai bahan baku pembuatan kompos jerami.2. Pupuk kandang seperti kotoran sapi atau ayam sebanyak 5 - 20% dari jerami yang digunakan. Pemberian pupuk kandang ditujukan sebagai sumber energi bagi mikroba pengurai jerami.3. Urea sebanyak 0,5–1% ditujukan untuk mempercepat proses dekomposisi jerami atau sebanyak 1-2 genggam yang ditaburkan secara merata disetiap lapisan.4. Air berfungsi untuk membantu proses penghancuran dan menciptakan suasana kelembaban yang tinggi agar mikroba dapat berkembang optimum.5. Penggunaan SP36 0,5-1%.6. Serbuk gergaji sebanyak 5%. Pemberian serbuk gergaji ditujukan untuk menyerap air yang terbentuk dari proses dekomposisi, sehingga dapat mempercepat proses pelalukan jerami.7. Kalsit (kapur pertanian) sebanyak 5% yang berfungsi untuk mempertahankan pH netral sehingga mendukung percepatan proses dekomposisi jerami.8. Stardec 0,25% artinya dalam 1 liter larutan air ditambahkan stardec sebanyak 2,5 ml untuk campuran guna mempercepat proses pelapukan jerami.9. Cerobong bambu. Berfungsi membantu mempercepat proses pembusukan sebab bakteri yang aktif dalam proses ini bersifat aerob (membutuhkan oksigen dari udara). Bambu dapat menghantarkan udara kesetiap lapisan kompos melalui lubang yang dibuat sedemikian rupa sebagai saluran udara.10. Abu sebanyak 10%.11. Plastik terpal untuk mempertahankan kelembaban selama proses dekomposisi jerami, kurang lebih panjang 4 m, dan lebar 2 m.• Cara pembuatan :1. Jerami dicelupkan kedalam air kemudian dihamparkan di atas lantai yang ditaburi urea secara mrat sampai ktebalan 30 cm2. Tumpukan jerami basah ditaburi dengan pupuk kandang, kapur, abu, serbuk gergaji kayu, stardec dll secara merata.3. Cara tersebut di atas diulangi sampai ketebalan jerami mencapai 1,80 cm4. Pada hari ke 7, tumpukan dibolak-balik dan selalu diulang tiap 7 hari. Maksudnya untuk mratakan pencamuran inokulan dengan bahan baku dan menjaga kelembaban yang diperlukan. Cara pembalikannya adalah sbb :Pindahkan lapisan paling atas menjadi lapisan paling bawah kedalam lubang yang telah tersedia disisi tumpukan semula. Kemudian lapisan kedua dari atas menjadi lapisan kedua dari bawah dan bagitu pula seterunya.5. Bambu cerobong harus tetap trpasang kembali setelah penumpukan hasil pembalikan.6. Perlu diingat bahwa setiap pembalikan kompos harus diairi guna menjaga kelembaban.7. Dalam waktu 4 - 5 minggu kompos diperkirakan sudah mempunyai nilai nisbah C/N sebesar 8. Ciri kompos yang siap pakai adalah tidak berbau busuk, berwarna cokat kehitaman.Tekstur lembut (rendah) dan lembab, pH tidak lebih rendah dari 5,5. Kandungan N sekitar 3-4%. Sudah tak tampak lagi bagian bahan dasar yang segar, seluruh bahan telah berubah dan nampak bentuk-bentuk kecil seperti tanah berwarna kecoklatan nisbah C/N