Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi di mana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata/bahasa secara langsung. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara. Komunikasi nonverbal sangatlah penting dipahami karena sinyal nonverbal sendiri dalam komunikasi karena mampu memperkuat pesan verbal yang dibuat oleh seseorang dalam merespon lawan bicaranya atau orang sekitar. Komunikasi nonverbal sendiri dapat diartikan sebagai proses interpersonal untuk mengirimkan dan menerima informasi baik secara senagaja maupun tidak sengaja tana menggunakan bahasa atau tulisan. Biasanya komunikasi nonverbal sendiri dilakukan dalam bentuk gerakan yang memiliki makna. Dalam dunia modern, komunikasi non verbal biasanya digunakan sebagai penguat komunikasi verbal. Kita pasti pernah melakukan hal ini, misalnya saat berbicara badan Anda juga bergerak untuk memperjelas apa yang Anda sampaikan dengan kata–kata. Fungsi Komunikasi Non Verbal Karena jarang digunakan, banyak orang menganggap komunikasi non verbal tidak memiliki fungsi yang menonjol. Hal ini tentu saja tidak benar! Walau kita tidak menggunakannya secara sengaja, kita bisa secara tidak sadar menggunakan komunikasi non verbal sebagai pelengkap komunikasi verbal Sebagai pelengkap, fungsi komunikasi non verbal adalah memperjelas komunikasi menggunakan kata–kata. Seseorang kadang dapat mengerti informasi lebih jika mendapatkannya dari kombinasi komunikasi verbal dan non verbal. Contoh saja saat menyuruh seseorang untuk diam, Anda mengatakan “Jangan berisik!” sambil menyentuhkan jari telunjuk yang tegak ke bibir. Jenis Komunikasi Non Verbal Walaupun tidak umum, jenis komunikasi non verbal lebih banyak dibandingkan komunikasi verbal. Berikut adalah jenis – jenisnya Komunikasi Objek; Komunikasi objek adalah jenis komunikasi non verbal yang memanfaatkan benda sebagai medium. Contoh saja saat ada kecelakaan di jalan raya, polisi menggunakan cone atau corong untuk menandai area untuk memberi peringatan. Komunikasi dengan Sentuhan; Sentuhan ini biasanya merupakan jenis komunikasi non verbal yang menunjukan relasi antara orang yang melakukannya. Contoh saja seperti berjabat tangan, berpelukan, pukulan dan sebagainya. Komunikasi yang Memanfaatkan Waktu; Komunikasi ini biasanya sulit digunakan untuk mengungkapkan maksud. Tapi di kegiatan tertentu biasanya komunikasi ini berhubungan dengan durasi yang harusnya normal tapi dibuat lebih lama atau lebih sebentar. Contoh saja saat seorang datang pagi ke pekerjaannya, ia mengkomunikasikan dia antusias untuk bekerja. Di sisi lain saat janjian dan seorang datang terlambat, ia menunjukan rasa tidak menghormati partner janjiannya. Komunikasi dengan Gerakan Tubuh; Komunikasi ini adalah yang paling sering dilakukan orang untuk melengkapi komunikasi verbal. Contoh sederhananya adalah gaya tuhu, lirikan mata, ekspresi wajah atau gerakan tangan. 5. Komunikasi dengan Memanfaatkan Tempat dan Jarak; Untuk komunikasi seberapa dekat hubungan Anda dengan seseorang berdasarkan jarak dan posisi Anda secara fisik terhadap orang lain. Dari info ini, komunikasi non verbal jenis ini masih dibagi menjadi : a) Jarak intim, biasanya menunjukkan jarak sangat dekat. Biasanya menunjukkan hubungan keluarga atau bahkan pasangan; b) Jarak personal, hal ini menunjukan Anda mengenal dekat dengan orang itu dan tidak masalah berada di area yang dekat walau tidak terlalu intim. Biasa hal ini menandakan teman. Jarak yang bisa jadi ukuran adalah sekitar 1 meter; c) Jarak sosial, biasanya terjadi pada seseorang yang mengenal netral seseorang. Bukan teman tapi saling mengenal. Biasanya sekitar 1 sampai 4 meter dalam jarak; d) Jarak public, biasanya untuk menunjukkan Anda tidak memiliki hubungan apapun. Biasanya berada di atas 4 meter untuk menunjukan hal ini. Untuk ukuran yang ada di atas tentu tidak sebetulnya benar, tapi rata – rata orang menjaga jarak tersebut untuk menunjukkan hubungannya. 6. Komunikasi dengan Suara; Komunikasi suara ini bukan ucapan tapi suara yang ditimbulkan tanpa bahasa tertentu. Biasanya untuk mengisyaratkan sesuatu saat dikombinasikan dengan komunikasi verbal. Contoh suara “hmm”, saat bingung ataupun berfikir. (doewa) Sumber : https://www.kompasiana.com/ dan https://salamadian.com/