Loading...

KUALITAS VARIETAS MANGGA EKSPOR

KUALITAS VARIETAS MANGGA EKSPOR
Pada umumnya tekstur buah mangga terbagi menjadi dua yaitu buah manga yang memiliki banyak serat atau buah yang sedikit serat. Pasar Domestik cenderung lebih menyukai dengan tektur daging buah dengan yang lembut atau dengan buah yang sedikit serat, Buah manga dengan tektstur yang sedikit serat diantara dari buah manga arum manis, sedangkan dengan buah yang seratnya banyak diantaranya buah mangga manalagi, sedangkan buah mangga yang mempunyai banyak serat yaitu mangga manalagi. Buah mangga memiliki Panjang buah berkisar antara 25 sd 30 Cm, sedangkan rasa buah beragam tergantung Varietasnya, ada buah mangga yang rasa manis sampai dengan rasa asam. Buah mangga dapat dikonsumsi secara langsung daalam bentuk buah segar atau dapat juga dalam bentuk olahan diantaranya dalam bentuk jus, manisan daalam bentuk irisan buah kering, serta dapat juga dalam bentuk dikalengkan. Buah mangga sangat baik untuk Kesehatan karena buah mangga mengandung , protein, mineral, dan beragam vitamin terutama banyak mengandung Vitamin C. Dari varietas yang telah terdaftar tersebut, terutama 4 jenis mangga Garifta Garifta Orange, Garifta Merah, Garifta Kuning, Garifta Gading, dan Agri Gardina 45 telah tersebar benihnya ke sekitar 18 provinsi di Indonesia. Puslitbang Hortikultura Kementerian Pertanian, merilis sejumlah varietas mangga baru hasil pengembangan Kebun Pembenihan Cukurgondang sudah ditanam secara massal di daerah-daerah bahkan sudah diekspor ke luar negeri. "Sejumlah mangga Indonesia telah diekspor ke negara-negara lain, seperti mangga varietas gedung gincu dari Jawa Barat, dan arummanis dari Jawa Timur. Mangga klonal 21 (mangga alpukat) juga sudah mulai ekspor dan sekarang areal tanamnya diperluas oleh petani di daerah-daerah. Adapun mangga Agri Gardina juga diterima masyarakat dan sukses dikembangakan sehingga siap diekspor. Mangga varietas Agri Gardina 45 lebih menarik karena ukuran kecil dan warnanya kuning campur kemerahan yang merata, sangat menarik konsumen luar negeri Berbeda dengan Negara-negara lain, konsumen Indonesia tidak terlalu menyukai mangga berwarna kuning; namun mangga gedung gincu merupakan satu dari sedikit tanaman lokal yang memiliki kulit kuning dengan semburat merah. Produksi komersial saat ini terbatas di Jawa Barat. Sebagian besar produksi mangga ini dijual melalui gerai-gerai ritel modern di Jakarta. Di Surabaya, konsumen belum mengenal varietas mangga ini. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian telah menetapkan persyaratan buah mangga kualitas ekspor , adapun persyaratan ekspor buah telah memenuhi standar SPS, yaitu bebas dari lalat buah, kutu putih, dilakukan registrasi kebun, sertifikasi packing house dan perkarantinaan. Proses produksi mangga dikerjakan bermitra dengan petani. Selain itu kebijakan lain yang diterapkan dengan cara mendorong ekspor, menangani aspek hulu sampai dengan hilir, membangun kawasan buah, benih unggul, registrasi kebun, budiaya ramah lingkungan, pasca panen yang baik dan sertifikasi packaging house hingga kemudahan pelayanan perkarantinaan. Ekspor mangga merupakan komoditas yang mempunyai peluang sangat tinggi karena mangga sangat cocok di tanam di Indonesia tidak heran kalua setiap tahun komoditas buah mangga ekspornya sangat tinggi. Ini menunjukkan upaya pemerintah mendorong petani dan pelaku usaha membuahkan hasil positif. Peningkatan kinerja ekspor buah mangga dapat dilakukan melalui penerapan sistem jaminan mutu di seluruh rantai produksi. Konsistensi mutu dapat dijamin melalui diterapkannya standardisasi produk hasil pertanian dari hulu ke hilir. Dimulai dari tingkat produksi (Good Agricultural Practices), penanganan pasca panen (Good Handling Practices), pengolahan (Good Manufacturing Practices) dan di tingkat distribusi hingga produk sampai ke tangan konsumen. Materi Cyber, 4 Mei 2020 Penulis, Ali Nurdin