Loading...

Kunjungan Konsultan FEATI Pusat dan Propinsi DiKabupaten Kepulauan Sangihe

Kunjungan Konsultan FEATI Pusat dan Propinsi DiKabupaten Kepulauan Sangihe
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;} Beragamnya kegiatan agribisnis yang dilakukan oleh kelompok pembelajaran UP. FMA dalam rangka menumbuh kembangkan usaha tani untuk menjadi usaha yang lebih maju maka pada kesempatan ini Rabu (27/6), Konsultan Feati Pusat Djoko Wicaksono dan Konsultan Feati Propinsi Sulawesi Utara R. Mamengko serta Pejabat Pembuat Komitmen (P2K) Kabupaten Kepulauan Sangihe B. Papendang, mengadakan kunjungan ke beberapa UP. FMA yang ada di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kampung-kampung yang dikunjungi antara lain Kampung Basauh, Kampung Hiung, Kelurahan Kolongan Beha Baru dan Kampung Mala. Adapun komoditi yang diusahakan adalah komiditi tomat dan ayam petelur yang merupakan komoditi unggulan berbasis spesifik lokalita. Lebih lanjut dalam kunjungannya Konsultan Feati Pusat Djoko Wicaksono menyatakan dalam mengelola usaha taninya diharapkan petani bukan hanya terpaku pada teknis budidayanya namun sekarang lebih ditingkatkan untuk menjadi pengusaha yang mempunyai daya saing tinggi, ditambahkan pula perlu adanya pengembangan manajemen organisasi kelompok seperti pembentukan asosiasi, CV, PT ataupun koperasi. Dalam kunjungan ini selain monitoring kegiatan di UP. FMA yang dikunjungi juga diberikan pembekalan-pembekalan yang berhubungan dengan komoditi yang diusahakan sehingga diharapakan komoditi dapat berkualitas dan berdaya saing serta mempunyai potensi pasar yang menjanjikan.(Sitti)