Penulis : Boma Anung Gunawan ( PPL BPP Trawas Kab. Mojokerto )Kunyit, merupakan salah satu tanaman jenis rimpang yang banyak tumbuh di pekarangan maupun dibudidayakan secara massal di satu tempat. Kunyit memiliki banyak manfaat, selain sebagai bumbu dapur, kunyit juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Masyarakat di Kecamatan Trawas, banyak yang mengolah kunyit menjadi jamu serbuk maupun jamu cair. Untuk jenis jamu kunit serbuk banyak dipasarkan sebagai oleh-oleh, sedangkan jamu kunyit cair banyak dipasarkan sebagai minuman tradisional di warung dan rumah makan di area wisata di Kecamatan Trawas.Kunyit sendiri memiliki banyak manfaat selain sebagai bumbu dapur. Manfaat tersebut antara lain untuk meredakan peradangan, mengurangi mual, mengobati penyakit maag, mengembalikan gula darah, mencegah resiko kanker, dan menjaga kesehatan pencernaan.Cara budidayanya juga cukup mudah. Tahap pertama yaitu melakukan persiapan pembibitan. Bibit berasal dari pecahan rimpang yang memiliki tunas dan telah berumur kurang lebih 7-12 bulan. Tahap kedua yaitu mempersiapkan lahan. Tanah yang akan ditanami kunyit harus digemburkan terlebih daulu, dibuatkan lubang tanam sekitar 20-30 cm kemudian dibiarkan selama beberapa hari untuk menguapkan racun dan patogen dalam tanah. Tahap ketiga yaitu penanaman. Bibit kunyit yang telah disiapkan ditanam di lubang tanam yang sudah dibuat, tidak lupa menambahkan pupuk kandang ke dalam lubang tanam. Selama menunggu masa panen setelah 9-12 bulan tanam, tidak lupa untuk membumbun dan menyiram tanaman secara rutin.Pada tanggal 8-12 Juli 2019 lalu, perwakilan petani didampingi PPL dari Kecamatan Trawas, mengikuti Pelatihan Vokasi Budidaya Tanaman Obat (rimpang) bagi Petugas Pendamping (PPL) dan Petani di BBPP Ketindan, Lawang, Malang. Pelatihan ini membahas materi mengenai budidaya kunyit. Pelatihan ini diharapkan bisa menambah dan memperdalam pengetahuan petani mengenai budidaya kunyit. Selain mengenai teknik budidaya, pelatihan juga memberikan wawasan tentang pengolahannya. Harapannya, petani yang mengikuti pelatihan dapat menularkan ilmu mengenai budidaya dan pengolahan kunyit kepada kelompok taninya.