Loading...

Lakukan Panen Manggis Yang Baik

Lakukan Panen Manggis Yang Baik
Manggis merupakan salah satu komoditas buah tropika yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan komoditas unggulan ekspor. Sebagai komoditas ekspor, persyaratan mutu harus dijaga agar buah dapat diterima oleh konsumen di pasar domestik maupun internasional. Untuk pasar ekspor manggis harus memperhatikan mutu yang baik, karena itu lakukan panen manggis yang baik agar diperoleh mutu manggis baik dan harga juga baik. Sebagian besar petani memanen buah manggis dengan dipetik menggunakan tangan untuk buah yang terjangkau dan menggunakan galah berkait dan buah dibiarkan jatuh ke tanah. Oleh karena tidak baiknya cara pemanenan buah manggis menyebabkan banyak buah mengandung getah kuning dan memarnya kulit buah. Panen buah manggis dapat dihitung pada umur buah antara 104 – 110 hari setelah bunga mekar. Pada umur tersebut kulit buah manggis berwarna hijau kekuningan menjadi merah kecoklatan atau warna buah berubah menjadi merah keunguan. Manggis untuk ekspor dipanen pada umur 104 – 108 hari setelah bunga mekar, denga kulit buah berwarna ungu kemerahan atau merah muda dan kulit masih hijau dengan ungu merah mencapai 10- 25 % warna ungu merahnya mencapai 50 % masih bisa diterima. Tingkat indeks kematangan buah manggis, sebagai berikut : Indeks 0, yaitu warna buah manggis kuning kehijauan dan kulit buah masih banyak mengandung getah dan buah belum siap dipetik/dipanen ; Indeks 1, yaitu warna kulit buah manggis hijau kekuningan, buah belum tua dan getah masih banyak, isi buah masih sulit dipisahkan dari daging buah,dan buah belum siap dipanen ; Indeks 2, yaitu warna kulit buah manggis kuning kemerahan dengan bercak merah hampir merata. Buah manggis hampir tua dan getah mulai berkurang. Isi buah masih sulit dipisahkan dari daging buah dan buah belum siap dipanen ; Indeks 3, yaitu warna kulit buah manggis merah kecoklatan. Kulit buah masih bergetah. Isi buah sudah dapat dipisahkan dari daging kulit. Buah disarankan dapat dipetik/dipanen untuk tujuan ekspor ; Indeks 4, yaitu Warna kulit buah manggis merah keunguan. Kulit buah masih sedikit bergetah. Isi buah sudah dapat dipisahkan dari daging kulit dan buah dapat dikonsumsi. Buah dapat dipetik/dipanen untuk tujuan ekspor ; Indeks 5, yaitu Warna kulit buah ungu kemerahan. Buah mulai masak dan siap dikonsumsi. Getah telah hilang dan isi buah mudah dilepaskan. Buah lebih sesuai untuk pasar domestik dan ; Indeks 6, yaitu Warna kulit buah ungu kehitaman. Buah manggis sudah masak dan buah sesuai untuk pasar domestik dan siap saji. Waktu panen manggis pada pagi hari mulai jam 8.00 s.d 11.00. Buah manggis dipanen berpedoman pada indeks kematangan. Untuk pasar ekspor buah manggis dipanen sesuai dengan tahap 3 dan tahap 4, sedangkan untuk panen dipasar domestik dipanen sesuai dengan tahap 5 dan tahap 6. Pemanenan dilakukan dengan cara memetik/memotong pangkal tangkai buah dengan pisau yang tajam. Untuk mencapai buah yang tinggi dapat digunakan tangga bertingkat dari kayu/galah yang dilengkapi pisau dan keranjang pada ujungnya. Saat pemanenan tangkai buah diikutkan dua helai daun dan sepal buah harus utuh dan berwarna hijau. Untuk tanaman manggis yang mempunyai pokok yang tinggi dapat menggunakan alat panen buah manggis, seperti galah yang dilengkapi kantong, terutama pada buah yang ujung rantingnya jauh. Saat ini sudah banyak digunakan alat pemetik buah teleskopik. Alat ini dapat digunakan secara fleksibel, yaitu bisa dipanjang pendekan. Masalah panen yang sering dihadapi adalah cara pemetikan manggis, mengingat pohon manggis mempunyai pokok yang cukup tinggi. Karena itu diperlukan teknologi dan alat yang dapat mempermudah dan dapat membantu untuk meminimalisasi potensi kerusakan buah saat panen. Hasil kajian Suyanti dan Setiadjit yang ditulis pada Buletin Teknolgi Pascapanen Prtanian, vol 3 tahun 2007 ditulis buah manggis yang dijatuhkan pada ketinggian 20 cm menyebabkan kerusakan 9,4 % area permukaan kulit buah atau luas kerusakannya adalah 8,5 mm2. Namun tidak semua buah yang dijatuhkan pada ketinggian tersebut mengalami kerusakan daging buah. Daging buah akan rusak semua bila dijatuhkan pada ketinggian 40 cm. Pemberian hamparan kain sebagai penampung buah yang jatuh dapat mengurangi luka memar dan getah. Ternyata dari sekitar 100 buah manggis dengan tingkat ketuaan buah berwarna merah yang dipanen menggunakan galah berkait yang dilengkapi dengan hamparan kain sebagai penampung buah, akan diperoleh 96 buah manggis mulus tanpa getah dan hanya dua buah manggis bergetah. Sedangkan untuk buah yang berwarna hijau diperoleh 68 buah mulus tanpa getah dan 32 buah bergetah. Pemanenan buah pada tingkat ketuaan berwarna merah dengan menggunakan galah berkait tanpa hamparan kain menghasilakan buah mulus tanpa getah sebanyak 76 buah manggis. Sedangkan untuk tingkat ketuaan buah berwarna hijau buah yang mulus hanya delapan buah saja. Sumardi Sumber : Buletin Teknologi Pascapanen Pertanian, 2007 Bahan bacaan lainnya.