Loading...

LOMBA BUAH UNGGUL LOKAL DAN OLAHAN BUAH SIJUNJUNG

LOMBA BUAH UNGGUL LOKAL DAN OLAHAN BUAH SIJUNJUNG
Lomba buah unggul lokal dan olahan buah dilaksanakan pada hari Senin, 18 Agustus 2014 di Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung. Lomba ini merupakan kegiatan pengembangan perbenihan tanaman hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung Tahun Anggaran 2014. Acara ini diikuti oleh peserta dari beberapa daerah penghasil buah khususnya durian di Kabupaten Sijunjung yang memiliki durian unggul lokal dengan cita rasa yang khas. Acara ini dihadiri oleh Bapak Bupati Sijunjung, Ketua DPRD Sijunjung, Sekda Sijunjung, Dandim Sijunjung, Kasi Pengembangan Buah Dinas Pertanian Propinsi Sumatera Barat, Kepala BP4KKP Kabupaten Sijunjung, dan beberapa tamu undangan lainnya dari Instansi Pemerintah Daerah Sijunjung. Rangkaian acara ini meliputi sambutan dari Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung (Bapak Ir. Nizam Ul Muluk, M.Si), sambutan dari Kepala Balitbu Tropika Solok (Bapak DR. Mizu Istianto), Sambutan dari Bapak Bupati Sijunjung (H. Yuswir Arifin), penyerahan bibit durian Kalumpang Sijunjung, dan lomba durian unggul yang berasal dari Kabupaten Sijunjung. Bapak Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung dalam sambutannya menyampaikan bahwasannya populasi durian di Kabupaten Sijunjung saat ini berjumlah 86.991 batang. Tanaman durian memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan karena lahan yang berpotensi untuk tanaman ini masih terbuka sangat luas. Beliau juga memaparkan durian Kalumpang Sijunjung yang merupakan varietas unggul baru yang telah dilepas oleh Kementerian Pertanian RI pada tahun 2014. Keunggulan dari varietas ini adalah mempunyai daging buah yang tebal sehingga edible portion (bagian yang dapat dikonsumsi) mencapai 43%. Saat ini juga terdapat 350 bibit varietas Kalumpang Sijunjung yang telah siap salur untuk ditanam. Dalam kata sambutan yang disampaikan oleh Bapak Bupati Sijunjung, beliau sangat bergembira adanya durian Kalumpang Sjunjung sebagai varietas unggul baru. Diharapkan bibit yang telah ditanam sebanyak 350 batang akan dapat berbuah empat tahun kemudian. Selain durian, Sijunjung juga terkenal dengan buah Lansek Manih yang juga telah dilakukan perbanyakan sebanyak 12.300 batang yang siap disalurkan untuk ditanam. Sijunjung juga menjadi sentra bagi tanaman manggis, perharinya dapat dihasilkan sebanyak 40 ton bila berbuah pada musimnya di Kabupaten Sijunjung. Pada acara ini juga diadakan lomba buah durian. Pada acara lomba ini, peneliti Balitbu Tropika Solok diminta untuk menjadi juri atau tim penilai yang terdiri dari Ir. Sudjijo, Ir. Nilu Putu Indriyani, MP, dan Drs. Edison, MS. Peserta durian berasal dari beberapa daerah penghasil durian di Kabupaten Sijunjung terutama Kecamatan Tanjung Gadang dan Koto VII. Dari beberapa kriteria penilaian (bentuk buah, ukuran buah, warna kulit buah, aroma buah, warna daging buah, rasa daging buah, tekstur daging buah/kekerasan, tebal daging buah, dan serat) maka diperoleh 6 pemenang. Pemenang I adalah durian Hijau Tandikek (Nagari Timbulun, Kecamatan Tanjung Gadang). Pemenang II adalah durian Upiak Kaliek (Nagari Timbulun, Kecamatan Tanjung Gadang), Pemenang III adalah durian Hijau (Nagari Palaluar, Kecamatan Koto VII), Pemenang IV adalah durian Lakuak (Nagari Padang Laweh, Kecamatan Koto VII), Pemenang V adalah durian Jantung (Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang), dan Pemenang VI adalah durian Tanggiling (Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang). Pemenang I yaitu durian Hijau Tandikek mempunyai daging buah yang tebal dan rasa buahnya yang cukup lezat sehingga layak untuk membuat durian ini menjadi juara I. (M. Iwan K., SP - Admin Sijunjung)