Loading...

MAANFAAT TANAMAN REMPAH – REMPAH

MAANFAAT TANAMAN REMPAH – REMPAH
Jenis tanaman rempah-rempah, ada yang dimanfaatkan buah, daun, bunga,kulit batang hingga rimpangnya. Contohnya tanaman pala yang dimanfaatkan buah dan bijinya, tanaman lada yang dimnfaatkan buahnya, tanaman cengkih yang dimanfaatkan bunganya serta tanaman secang dan kayu manis yang dimanfaatkan kulit batang tanamannya. Rempah-rempah diartikan sebagai tanaman herba yang digunakan sebagai campuran masakan untuk memberi aroma dan membangkitkan selera makan. Jenis rempah-rempah dapat berupa rimpang, umbi,batang atau kulit buah, buah, daun dan biji. Penjabaran lain dari rempah-rempah adalah bumbu yang berasal dari tumbuhan, seperti jahr, sereh, lengkuas dan kunyit yang dimanfaatkan baik dalam bentuk tumbuhan segar maupun kering untuk dicampur pada masakan sebagai penyedap. Jahe, lengkuas, kencur dan kunyit merupakan tanaman rempah-rempah yang dimanfaatkan rimpangnya. Rimpang atau rizoma merupakan modifikasi batang tumbuhan yang tumbuhnya menjalar dibawah permukaan tanah, serta dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya. Jenis tanaman rempah-rempah lain yang dimanfaatkan rimpangnya, seperti temu hitam, temulawak, temu putih, lempuayng, temu giring dan bangle. Rimpang umumnya memiliki fungsi tambahan selain fungsi pokok seperti batang. Paling umum adalah menjadi tempat penyimpanan produk metabolisme tertentu. Rimpang menyimpan minyak atsiri dan alkaloid yang berkhasiat pengobatan, sementara itu rimpang yang membesar dan menjadi penyimpanan cadangan makanan dinamakan tuber. Aneka jenis rimpang potensial dibudidayakan karena dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, baik digunakan secara langsung maupun diolah terlebih dahulu. Berikut beebagai manfaat rimpang : Digunakan dalam bentuk segar sebagai bumbu masak, pewarna alami makanan, bahan pembuat jamu tradisional, bahan pembuat minuman hangat dan bahan baku pembuatan aneka jenis kue dan camilan Dikeringkan sebagai bahan baku aneka industry pengolahan rimpang, dari industry farmasi, makanan, minuman hingga industry kosmetik, biasanya diolah menjadi bubuk atau bentuk lainnya Permintaan rimpang dari dalam negeri dating dari berbagai kalangan seperti industry, para pemilik warung, rumah makan, pembuat dan penjajah jamu tradisional, restoran dan catering. Semua jenis rimpang yang dibudidayakan memiliki pangsa pasar ekspor yang besar. Seperti permintaan jahe gajah datang dari negara-negara banglades, Malaysia, Pakistan, india, Singapura, Jepang, Hongkong, Amerika Serikat, Jerman, Prancis dan Belanda. Di sejumlah Negara Eropa, industry minuman, produsen kue dan bumbu masak membutuhkan jahe gajah sebagai campurannya. Jenis jahe yang diminta Negara eksportir memiliki karakteristik yang berbeda. Pasar asia seperti China menginginkan jahe dengan cita rasa pedasyang kuat seperti jahe merah. Permintaan jahe merah dari China saat ini bersifat unlimited atau berapa banyakpun akan di serap. Sementara itu Negara importer di wilayah Amerika dan Eropa lebih menginginkan jahe dengan cita rasa pedas yang tidak terlalu kuat yang bias didapatkan dari jenis jahe gajah. Saat ini semua jenis rimpang hasil panen dalam bentuk segar dijual untuk pasar dalam negeri. Lengkuas diolah menjadi simplisia dipasarkan untuk eksport bekerjasama dengan eksportir khusus lengkuas. Kebutuhan simplisia lengkuas untuk pasar ekspor bias dibilang tidak terbatas atau unlimited. Begitu pula peluang pasar ekspor kunyit. Negara-negara seperti India, Dubai, Jerman membutuhkan pasokan kunyit hingga puluhan ribu ton per tahunnya. Sementara itu, kebutuhan dunia terhadap komoditas kunyit mencapai ratusan ribu ton pertahunnya. Rimpang kencur juga tidak sedikit permintaan ekspornya, Negara tujuannya diantaranya Belanda dan Jerman dengan permintaan mencapai dua ribu ton per tahun dalam bentuk sudah dikeringkan. Materi Cyber Apri 2020, Penulis, M.Ali Nurdin.