Loading...

Manajemen Pemeliharaan Pedet Pasca Kelahiran

Manajemen Pemeliharaan Pedet Pasca Kelahiran
Pemeliharaan pedet pasca kelahiran berbeda dengan sapi dewasa. Pedet yang baru dilahirkan wajib untuk mendapatkan susu kolustrum yang akan membentuk antibody pada tubuh peder. Beberapa proses penanganan pasca kelahiran pedet diantaranya 1) Pemberian kolustrum, 2) Pemberian susu, 3) Pemberian pakan pemula, 4) Pemberian pakan Hijauan.1. Pemberian susu kolustrumSusu colustrum adalah susu pertama yang dihasilkan induk sapi pasca melahirkan pedet. Susu kolustrum berwarna putih kekuningan wajib diberikan pada pedet yang baru dilahirkan selama 1–4 hari pasca kelahiran. Pemberian kualitas kolostrum akan menentukan konsumsi antibodi dalam darah pedet, bila pemberian susu kolustrum kurang memadai peluang hidup pedet hanya mencapai 30 % dan bila pemberian susu kolustrum baik peluang hidup pedet dapat menjadi 95 %. Pemberian susu kolustrum pertama kali selama 24 jam maksimal 1 liter dengan interval pemberian dilakukan 2-3 kali. Selanjutnya susu kolustrum dapat diberikan pada hari hari berikutnya selama 3 hari dapat dilakukan 4 - 6 liter/hari yang diberikan 3 kali.Pedet yang baru dilahirkan diusahakan tidak dipisahkan dari induk sapi. Tujuan masih bercampurnya pedet dengan induk sapi agar pedet dapat langsung menyusu pada induknya. Keuntungan lain pedet tidak dipisahkan dengan induk adalah untuk membersihkan kotoran sapi yang ada di dalam rahim sapi setelah melahirkan. Jika pedet tidak mau/tidak bisa menyusu dari induk sebaiknya dilakukan pemerahan susu kolustrum dan diberikan pada pedet dengan cara disusukan. Dengan pedet menyusu pada induk sapi, akan merangsang sekresi oksitosin guna menggertak pergerakan uterus, sehingga kotoran yang ada dalam uterus induk setelah melahirkan dapat dibersihkan. 2. Pemberian susuPedet yang baru dilahirkan wajib diberikan susu kolustrum selama 1 - 4 hari pasca kelahiran pedet. Pemberian susu selanjutnya diberikan pada pedet umur 1-28 minggu. Pemberian susu dilakukan dua tahap yaitu tahap pertama diberikan pedet umur 1- 12 minggu dan tahap kedua pedet umur 13-28 minggu. Pemberian susu tahap pertama dilakukan dengan dosis ukuran pemberian susu 8-10 % dari bobot badan pedet. Pemberian susu pada pedet pasca dilahirkan umur 1-12 minggu sejumlah 4-5 liter/hari/ekor yang diberikan secara bertahap selang waktu 2-3 kali/hari. Pada tahap kedua umur pedet 12-28 minggu susu yang diberikan akan terus mengalami peningkatan jumlah ukuran dosisnya sesuai pertambahan berat badan pedet. Dan setelah pedet berumur 28 hari pemberian susu mengalami pengurangan berangsur angsur mulai dari ukuran jumlah susu yang diberikan dan selang waktu pemberian susu. Artinya pedet sudah mulai memasuki periode penyapihan. Pada saat pemberian susu pada pedet pasca dilahirkan perlu diperhatikan pemberian susu jangan sampai berlebihan. Jika pemberian susu berlebihan akan berakibat pada kelambatan waktu penyapihan dan terserang diare. 3. Pemberian Pakan PemulaPedet yang baru dilahirkan dapat diberikan pakan pertama kali umur 2-3 minggu yang merupakan masa pengenalan pedet dengan pakan. Pemberian pakan pemula pada pedet pasca kelahiran bertujuan untuk membiasakan pedet terbiasa mengkonsumsi pakan padat. Selain membiasakan pedet dengan pakan padat juga akan mempercepat masa penyapihan yaitu pada umur pedet umur 4 minggu. Dianjurkan tidak melakukan penyapihan pedecalon bibit diumur kurang dari 4 minggu. Acuan yang dianjurkan penyapihan pedet dilakukan pada saat bobot badan pedet mencapai 60 kg atau setara dengan kemampuan mengkonsumsi konsentrat calf starter 0,5-0,7 kg/ekor/hari umur pemeliharaan 30 – 60 hari. Pencampaian penambahan berat badan 0,5 kg/hari dalam waktu 8 minggu. 4. Pemberian Pakan HijauanPedet yang masih menyusu umur 2-3 minggu sudah dapat dikenalkan dengan pakan hijauan. Pengenalan hijauan pakan ternak pada pedet pasca kelahiran dengan tujuan untuk merangsang pertumbuhan rumen,Hijauan pakan ternak yang diberikan pada pedet pasca kelahiran harus hijuan pakan berkualitas dan mempunyai tekstur hijauan yang halus. Setelah pedet memasuki periode penyapihan jumlah hijauan pakan ternak yang diberikan pada pedet harus diperbanyak jumlah pemberiannya.Pedet pasca kelahiran tidak boleh diberikan pakan silase dengan alasan pakan silase sering berjamur yang akan mengganggu kesehatan pedet Nani Priwanti Soeharto PP – BPPSDMP Sumber : Pemeliharaan dan Penyapihan pada Pedet Sapi Potong. Loka Penelitian Sapi Potong Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementrian Pertanian 2013