Sirsak (Annona muricata) merupakan buah yang mempunyai nilai gizi tinggi. Tanaman ini sangat cocok dengan kondisi Indonesia yang mempunyai iklim tropis. Di Indonesia di kenal 2 jenis sirsak yang berbeda rasanya yaitu rasanya manis asam, banyak bijinya, jenis ini tersebar luas dalam jumlah besar dan jenis yang rasanya manis, lengket di lidah, bijinya sedikit, daging buah warnanya putih dan relatif lebih sedikit jumlahnya. Tanaman ini lebih dikenal sebagai buah penyegar karena rasanya manis segar. Buah sirsak selain enak dikonsumsi langsung tanpa diolah juga dibuat beberapa jenis olahan bervariasi seperti juice, jelly, sari buah, nectar, sirup, permen, dodol, manisan, selai, bahan campuran es krim, dan tepung. Di Filipina, buah sirsak muda diolah menjadi sayuran, sedangkan di Malaysia dan Thailand buah sirsak yang matang diolah menjadi minuman bernutrisi. Selain dikonsumsi segar, buah sirsak juga bermanfaat untuk pengobatan. Kandungan Gizi Buah SirsakBuah sirsak pada tingkat ketuaan 11 minggu mempunyai daging buah berwarna putih bersih mengandung 71,40 % sari buah. Secara kimiawi daging buahnya mengandung 17,38 % gula total, 0,35 % keasaman total dan 39,46 mg % vitamin C. Kandungan gizi dan serat pangan dalam 100,00 gr BBD buah sirsak terdiri dari energi 65,00 kcal, protein 1,00 g, lemak 0,30 g, karbohidrat 16,30 g, fosfor 27,00 mg, vitamin C 20,00 mg, vitamin A 1,00 RE, vitamin B1 0,07 mg, vitamin B2 0,04 mg, niacin 0,70 mg serta serat 2,00 gr. Manfaat Buah Sirsak Bagi Kesehatan Tanaman sirsak baik buah maupun daunnya dapat bermanfaat untuk kesehatan. Sirsak bermanfaat untuk: (a) terapi antara lain pengobatan batu empedu, anti sembelit, asam urat dan meningkatkan nafsu makan, (b) meningkatkan daya tahan tubuh, (c) memperlambat proses penuaan (sebagai obat awet muda), (d) menurunkan hipertensi dan mencegah osteoporosis. Kandungan serat sirsak berfungsi untuk memperlancar pencernaan terutama untuk pengobatan sembelit. Sari buah sirsak di dalam sistem pencernaan akan meningkatkan rangsangan nafsu makan. Selain itu, sari buah sirsak juga untuk pengobatan pinggang pegal dan nyeri, mencegah penyakit kandung air seni dan wasir (ambeien), asam urat, batu empedu dan lain-lain. Selain itu dari bagian pohon sirsak seperti kulit kayu, akar, daun, daging buah, dan bijinya dapat menyembuhkan sakit jantung, asma, masalah liver dan rematik. Sirsak merupakan sumber vitamin C yang baik sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Memakan buah sirsak juga dapat mengobati asam urat, sehingga nyeri asam urat ini dapat dihilangkan. Selain buah, daunnya untuk mengobati sakit pinggang dan daun mudanya dapat digunakan untuk mengobati bisul.Bebarapa penyakit dan cara pengolahan sirsak sebagai bahan obat tradisional adalah :a. Obat sakit pinggang. 20 lembar daun sirsak direbus dalam 5 gelas air sampai mendidih hingga airnya tinggal 3 gelas. Setelah cukup dingin, diminum 1 kali/hari sebanyak ¾ gelas.b. Obat bisul. Daun sirsak muda secukupnya, ditumbuk halus dan tambahkan air secukupnya sambil diaduk merata. Kemudian tempelkan bahan tersebut pada bisul.c. Pencegahan Kanker. Dengan meminum juice buah sirsak.d. Penyembuhan Kanker (karena efeknya mirip kemoterapi), dapat membunuh sel-sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel-sel yang tumbuh normal. Caranya, rebus 10 daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air hingga menguap dan tinggal 3 gelas, diminum setiap 2 hari sekali.e. Obat Ambeien. Buah sirsak yang sudah masak diperas untuk diambil airnya sebanyak 1 gelas, diminum 2 kali/hari, pagi dan sore.f. Obat Sakit Kandung Kencing. Buah sirsak yang setengah matang dimasak bersama gula dan garam secukupnya kemudian dibuat kolak, dimakan biasa secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.g. Obat Bayi Mencret. Buah sirsak yang sudah masak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan bayi yang mencret sebanyak 2-3 senduk makan.h. Obat Anyang-anyangan. Sirsak yang setengah matang direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring lalu dimunum. Selamat mencoba ! Disarikan oleh : Lasarus KL, Pusat Penyuluhan PertanianSumber : 1. Hidup Sehat dengan Produk Hortikultura Nusantara, 2009. Ditjen Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Deptan.2. Budidaya Sirsak, 2009. Direktorat Budidaya Tanaman Buah, Ditjen Hortikultura, Deptan.3. Pemasyarakatan Buah Tropik Nusantara; 2007. Direktorat Budidaya Tanaman Buah, Ditjen Hortikultura.