Loading...

Manfaat Pupuk Organik

Manfaat Pupuk Organik
Salah satu ternak yang cukup berpotensi sebagai penghasil bahan organik adalah sapi yaitu melalui limbah yang dihasilkannya baik limbah padat (faeses) dan limbah cair (urine) sebagai sumber pupuk dan pestisida organik bagi tanaman. Rata-rata setiap ekor ternak sapi memerlukan pakan hijauan segar 5,35 kg/hari. Berdasarkan hasil perhitungan dari jumlah pakan yang dikonsumsi tersebut 4 kg akan dikeluarkan sebagai faeses (berat kering faeses 45 %). Sampai saat ini pengelolaan pupuk organik dari faesses dan urine belum banyak dilakukan. Salah satu cara memperbaiki tanah yang rusak (sakit) ini adalah dengan penambahan pupuk organik. Pupuk organik dapat memperbaiki sifat kimia dan fisik tanah sebagai media tumbuh tanaman. Manfaat pupuk organik antara lain sebagai :1. Meningkatkan Kesuburan tanah. Pupuk organik mengandung unsur hara makro (N,P,K) dan mikro (Ca, Mg,fe, Mn, Bo, S, Zn dan Co ) yang dapat memperbaiki struktur porositas tanah. Pemakaian pupuk organik pada tanah liat akan mengurangi kelengketan sehingga mudah diolah, sedang pada tanah berpasir dapat meningkatkan daya ikat tanah terhadap air dan udara. Bahan organik dapat bereaksi dengan ion logam membentuk senyawa kompleks sehingga ion-ion logam yang bersifat racun terhadap tanaman atau menghambat penyediaan unsur hara misalnya Al, Fe dan Mn dapat berkurang.2. Memperbaiki kondisi kimia, fisika dan biologi tanah. Kehadiran pupuk organik akan menyebabkan terjadinya sistim pengikatan dan pelepasan ion dalam tanah sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Kemampuan pupuk organik untuk mengikat air dapat meningkatkan porositas tanah sehingga memperbaiki respirasi dan pertumbuhan akar tanaman.Pupuk organik merangsang mikro organisme tanah yang menguntungkan, misalnya rhizobium, mikroriza dan bakteri.3.Aman Bagi Manusia dan Lingkungan Pemakaian pupuk organik tidak menimbulkan residu pada hasil panen sehingga tidak membahayakan manusia dan lingkungann.4. Meningkatkan produksi Pertanian. Berbagai penelitian menunjukkan pengaruh positif pupuk organik /kompos terhadap pertumbuhan dan produksi pertanian. Kompos dapat meningkatkan produksi jagung, mentimun, kubis, wortel ,cabe dan semangka. Pupuk organik dapat meningkatkan produksi kacang tanah dan sawi masing-masing 25 dan 21 % dan meningkatkan produksi dari 3,6 ton menjadi 9,0 ton GKP/ha.5. Mengendalikan penyakit-penyakit tertentu. Penyakit busuk akar pada taaman bunga yang disebabkan oleh Phyptophthora sp. dapat dikendalikan dengan pemberian pupuk organik / kompos yang mempunyai C/N ratio tinggi seefektif dengan penggunaan fungsisida. Kompos juga menghambat penyakit Fusarium sp.Pada prinsipnya pupuk organik lebih banyak diperoleh melaui pengomposan berbahanbaku baik dari bahan tanaman maupun dari limbah ternak atau kombinasi kedua.Penyusun : Sad Hutomo PribadiSumber : BalitbangtanSumber Gambar : wordpress.com