Loading...

Manfaat Tempe sebagai bahan makanan

Manfaat Tempe sebagai bahan makanan
Tempe merupakan bahan makanan yang sangat digemari, meskipun dahulu pernah diremehkan sebagai bahan makanan untuk kaum miskin. Di daerah yang rawan gizi, baik di kota maupun di desa tempe dapat dijadikan sebagai bahan pangan sumber protein nabati dalam menu makanan sehari-hari. Selain harganya relatif murah, proses pembuatannya sederhana dan mudah, kandungan gizinya pun cukup tinggi. (Menurut William (1977), dalam Wiryaman (1977), tempe sebagai bahan makanan mempunyai beberapa manfaat, yaitu sebagai berikut : 1) Tempe merupakan bahan makanan yang berkadar protein relative tinggi yaitu sekitar 20% apabila dibandingkan dengan hamburger yang hanya 13%, terigu (12%), beras merah (8%), susu serta produk olahan susu lainnya yang hanya sekitar 3%. 2) Tempe merupakan makanan pelengkap yang mampu meningkatkan kadar protein makanan campuran. Setiap protein makanan asal nabati mempunyai keterbatasan asam amino. Oleh karena itu, jika pada pola makan ditambahkan tempe kedelai maka kekurangan asam amino tersebut dapat tertutupi. 3) Tempe merupakan makanan sumber vitamin B12 yang esensial dan merupakan bahan makanan yang baik untuk kaum vegetarian. 4) Tempe merupakan makanan yang berkadar lemak rendah, makanan berkadar kalori rendah yaitu 157 kalori per 100 gram sehingga dapat mengurangi resiko penimbunan lemak (kolesterol) dan asam lemak lainnya pada sistem saluran darah. 5) Tempe merupakan makanan yang berdaya cerna tinggi. Kebanyakan makanan dari kacang-kaacangan mudah dicerna, tetapi dapat menimbulkan masalah dengan timbulnya gas. Berbeda dengan tempe yang tidak menimbulkan gas. Koefisien daya cerna tempe mencapai 86.1%, namun sebelum difermentasi daya cernanya kedelai hanya sekitar 42%. 6) Tempe sebagai makanan sumber antibiotic dan perangsang pertumbuhan. Tempe sebagai agen antibiotic yang mampu menghambat pertumbuhan bahteri tipe gram positif sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh. 7) Tempe sebagai makanan yang bebas dari senyawa kimia toksin, memiliki kandungan protein yang tinggi. 8) Tempe sebagai bahan makanan sumber protein yang harganya relative murah. Harga tempe sangat terjangkau oleh semua kalangan lapisan masyarakat Indonesia. Demikian pula di Amerika Serikat yang masyarakatnya memiliki kesadaran terhadap kesehatan yang tinggi, maka alternative bahan makanan yang dipilih adalah tempe karena memiliki kadar protein yang tinggi dan baik serta harganya relative murah. Meskipun tempe dahulu sempat diremehkan dan memiliki nilai sosial yang rendah, namun mencermati manfaat dari produk olahan kedelai yang telah difermentasi dan memiliki nilai cerna yang tinggi, maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi tempe sebagai menu makanan sehari-hari. Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Madya, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.com Sumber : 1) Wisnu Cahyadi, 2006, Kedelai, Khasiat dan Teknologi. PT Bumi Aksara. Jakarta. 2) http://food.detik.com 3) http://www.google.com