Cabe rawit merupakan salah satu jenis cabe yang sangat populer untuk di budidayakan. Cabe rawit atau “Capsicum frutescens” ini sangat cocok sekali di tanam di daerah tropis yaitu di sekitar garis khatulistiwa. Syarat tumbuh cabe rawit antara ketinggian 0-500 mdpl. Tanaman ini dapat tumbuh di ketinggian 1000 mdpl, namun dengan ketinggian tempat akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman dalam berproduksi, biasanya dalam pembentukan buah yang tidak maksimal. Faktor Luas Lahan yang semakin sempit akibat alih fungsi lahan maka salah satu alternative yang bisa digunakan adalah memanfaatkan budidaya tanaman dengan menggunakan teknik tanaman polybag, karena selain menghemat ruang tanam juga perawatannya lebih murah dibandingkan dengan media yang lainnya Cara membuat media tanam cabe rawit di polybag adalah sebagai berikut : Pertama, Tanah akan lebih baik jika menggunakan tanah humus, Arang sekam atau sekam mentah lapuk, tujuannya agar media tanam dalam polybag tidak mudah padat, sehingga proses penyerapan air siraman lebih mudah merata ke seluruh media tanam. Ke-Dua, Pupuk kandang, pupuk kompos, jika menggunakan pupuk kandang kotoran hewan, pilihlah pupuk yang telah terfermentasi dengan baik. Ke Tiga, Abu pembakaran, fungsi dari abu pembakaran ini sangat banyak diantaranya adalah memiliki kandungan silica dan kalsium tinggi yang baik untuk tanaman dan juga dapat mencegah cendawan atau penyakit-penyakit yang berasal dari tanah seperti fusarium. Ke-Empat, Kapur Dolomit, dolomit ini mengandung kalsium dan magnesium yang tinggi. Dolomit berfungsi untuk menetralkan ph tanah dan memudahkan penyerapan unsur hara oleh tanaman PENCAMPURAN MEDIA TANAM Setelah semua bahan media tanam siap, tahap selanjutnya adalah pencampuran. Campurkan semua bahan media tanam yaitu tanah, pupuk kandang, arang sekam dan abu pembakaran dengan perbandingan 2:1:1:1/4, tambahkan dolomit secukupnya kemudian aduk semua bahan hingga merata. Masukkan media ke polybag dengan ukuran 15×30 cm hingga penuh. Sampai pada tahap ini, media tanam dalam polybag belum bisa langsung ditanami akan tetapi harus didiamkan terlebih dahulu pada tempat terbuka selama 2 minggu atau lebih, agar kandungan-kandungan racun dalam media menguap ke udara. Pada awal minggu pertama lakukan penyiraman media tanam dalam polybag menggunakan air yang telah dicampur dengan pupuk hayati yaitu pupuk yang mengandung mikroorganisme. Pada awal minggu kedua atau 1 minggu sebelum penanaman lakukan pemberian pupuk dasar berupa pupuk NPK dan TSP dengan dosis 2-3 gram per polybag, cara aplikasi pupuk ini dilakukan dengan membuat lubang menggunakan tugal, masukkan pupuk ke dalamnya dan tutup kembali. Diamkan kembali media tanam tersebut selama 1 minggu dan media tanam dalam polybag sudah siap ditanam Sumber : Channel Youtube/ Info Ragam Pertanian Penulis : Dewi, A.Md (Penyuluh Pertanian)