Loading...

Membangun SDM Pertanian Melalui Kostratani

Membangun SDM Pertanian Melalui Kostratani
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui berbagai terobosan terus berupaya membangun kekuatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern melalui percepatan penumbuhan dan penguatan petani muda dalam visi besar Indonesia maju. Disamping itu Kementan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM pertanian dan membuat sektor pertanian menjadi lebih menarik serta menguntungkan. Pertanian harus terus maju, mandiri dan modern sehingga keluarga petani semakin sejahtera. Oleh karena itu, pertanian harus bisa menarik minat generasi muda sebagai profesi yang menjanjikan. Penguatan SDM masuk dalam program prioritas Kementan yang dilakukan terintegrasi pada pembentukan Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang berbasis di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di kecamatan. Melalui Kostratani tidak hanya penyuluh pertanian yang bergerak, tetapi semua fungsional lainnya di kecamatan juga akan berperan aktif, seperti Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Petugas Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP), Analis Ketahanan Pangan (AKP), Analis Pasar Hasil Pertanian (APHP), Pengawas Mutu Pakan (Wastukan), Pengawas Bibit Ternak (Wasbitnak), Pemeriksa Perlindungan Varietas Tanaman (PPVT), Pengawas Alsintan, Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) petugas penjaga pintu air, petugas IT, Mantri Tani, dan anggota Poktan/Gapoktan bersatu padu untuk membangun pertanian. Posko Pembangunan Pertanian BPP sebagai posko pembangunan pertanian terdepan dengan penguatan sarana prasarananya antara lain perbaikan kantor BPP, kendaraan operasional penyuluh, penyediaan perangkat teknologi informasi berupa komputer all in one, printer, LCD projector, langganan internet dan perangkat pendukung IT lainnya yang pasukan di dalamnya ada penyuluh yang menguasai IT. Selain itu kapasitas penyuluh pertanian juga ditingkatkan melalui pelatihan tematik, dan kelembagaan posluhdes dan penyelenggaraan penyuluhan pertanian juga akan diperkuat. Kostratani dikembangkan untuk memperkuat peran penyuluhan di tingkat kecamatan melalui penguatan BPP dengan peran dan fungsi sangat strategis terutama; (1) sebagai pusat data dan informasi pertanian yang mencakup data statistik pertanian dan sumber daya manusia pertanian yang disajikan dalam Agricultural Operation Room (AOR) yang akan disampaikan ke Agricultural War Room (AWR) di Kostratanas, (2) pusat gerakan pembangunan pertanian dalam melakukan koordinasi dan sinkronisasi untuk mensinergikan program strategis pembangunan pertanian, (3) pusat pembelajaran, merupakan wadah untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian, melalui proses belajar mengajar, berupa bimbingan teknis, percontohan (Sekolah Lapang/Demplot/Demfarm/Demarea); (4) pusat konsultasi agribisnis, merupakan tempat konsultasi pelaku utama dan pelaku usaha dengan melibatkan instansi/lembaga lain dan (5) pusat pengembagan jejaring dan kemitraan sebagai tempat pengembangan kemitraan usaha pelaku utama dan pelaku usaha dengan pihak lain dengan memanfaatkan IT era 4.0. Pada dasarnya Kostratani menjadi simpul koordinasi di tingkat kecamatan yang bergerak dalam sistem berbasis digital. Dengan begitu, diharapkan keadaan di lapangan dapat termonitor, dan dikendalikan pusat melalui Agriculture War Room (AWR). Modernisasi Pertanian Keberhasilan pembangunan pertanian di Indonesia terletak pada kekuatan para petani, oleh karena itu kesejahteraannya perlu terus kita pacu yang menjadi salah satu tujuan program kementerian Pertanian. Membangun SDM pertanian ke depan adalah wajib dilakukan karena SDM yang ada saat ini masih didominasi generasi tua dengan pendidikan yang terbilang rendah, dan penguasaah lahan usahatani relatif sempit. Untuk mengatasinya, pemerintah berupaya melakukan efisiensi usahatani melalui modernisasi pertanian yang sudah masuk dalam berbagai program Kementan agar dapat menarik minat generasi muda melalui program kawasan pertanian terintegrasi, maju mandiri dan modern yang didukung teknologi informasi (informastion tecknology/IT) sekaligus sebagai show window tempat pembelajaran/magang generasi muda menjadi petani modern. Tentu saja masih membutuhkan waktu dalam mengejar ketertinggalan petani kita dari negara-negara maju lainnya. Kostratani merupakan program jangka panjang yang sudah dilengkapi dengan sistem artificial intelligence atau kecerdasan buatan untuk membangun pertanian sampai sudut pinggiran. Ruslia Atmaja Sumber : BPPSDMP-dan sumber lainnya