Teknik penerapan memunculkan buah durian diluar musim perlu menggunakan beberapa bahan aktif zat pengatur tumbuh(ZPT) yang pada prinsipnya zat tersebut berperan aktif untuk mengubah alur pertumbuhan pada badan sel-sel tanaman dengan cara menghambat pada waktu fase pertumbuhan vegetatif agar dapat merubah secepatnya muncul fase generatif (cepat berbunga dan berbuah) Tanaman yang ingin dibuahkan di luar musim harus memenuhi beberapa kriteria antara lain : a. tanaman sehat, dengan ditandai percabangan merata, daun berwarna hijau tua mengkilat dan tidak sedang terserang hama atau penyakit ; b.tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga ; c. Lebih utama tanaman tidak dalam fase tidak adanya pertumbuhan tunas tanaman dan daun baru (pupus) Bahan aktif ZPT dapat menggunakan produk-produk yang dijual di toko bahan kimia ( Auksin, sitokimin, giberelin, asam absisat dan etilen), hasil ekstrasi bahan - bahan hayati dan organik bermutu tinggi yang sangat berguna untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil tanaman yang bisa buat sendiri. Cara penggunaan ZPT atau cara mengatur pembungaan di setiap pohon durian per blok, yaitu jika menginginkan panen durian bulan Agustus - Nopember, maka sekitar bulan Maret tanaman pada blok itu diberi pupuk 1,5 - 2 kg NPK + 1 sendok makan POWER NUTRION yang dilarutkan kedalam 10 liter air per pohon dan akan lebih bagus ditambah penyemprotan 3 -4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki. setiap 7 - 10 hari sekali sebanyak 3 -4 kali. Selain itu kira - kira 3 bulan sebelumnya tanah di areal pertanaman harus dikeringkan. Jika waktu pengeringan turun hujan tanah di sekeliling tanaman dalam radius 5 - 7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Setelah bunga mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah bunga mekar, tanaman diberi pupuk NPK 6 -13 -25 dosis 0,5 - 1 kg per pohon. Setelah terbentuk buah, usahakan tanaman tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara antara buah dan daun, sehingga perlu disiram atau disemprot POWER NUTRION lagi ( 1 botol untuk 30 - 50 pohon), kalau muncul tunas harus di pangkas. Penyerbukan, tidak semua bunga bisa menjadi buah karena bunga durian mekar pada sore hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Selain itu juga tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan, padahal penyerbukan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik harus matang secara bersamaan. Oleh karena itu perlu dilakukan penyerbukan buatan, caranya sapukan kuas halus pada bunga mekar pada sore atau malam hari.mulai jam 17.30. Perawatan buah, penyeleksian buah setelah diameter 5 cm. Sisakan dua buah terbaik, jarak ideal buah satu dengan yang lain sekitar 30 cm. Tanaman durian yang baru pertama kali berbuah sebaiknya dipelihara satu atau dau butir buah saja. Untuk mencegah kerontokan buah setelah buah berumur 10 hari sejak terbentuk, lebih bagus jika diberi pupuk makro NPK 6 - 13 -25 ( 0,5 - 1 kg/pohon) Penjaranga buah, dilakukan pada saat buah berukuran sebesar bola pingpong . Pilih buah yang akan dibuang ( ukuran kecil, tidak sehat, abnormal) dalam satu malai pelihara buah yang bentuknya baik dan bebas dari hama dan penyakit serta sisakan 2 - 3 buah. Catat setiap kegiatan penjarangan buah pada kartu kendali. Pembungkusan buah setelah penjarangan buah selesai dilakukan pembungkusan dengan kain yang berwarna warni untuk membedakan umur buah, sehingga memudahkan saat panen. Catat pembungkusan buah pada kartu kendali. Semat mencoba. Oleh : Saeful Hodijah,S,ST Penyuluh Pertanian (Admin Kabupaten Bogor) Sumber : Durian untuk kebun Komersial dan Hobi Onny Untung