Loading...

Membuat Nugget Labu Siam

Membuat Nugget Labu Siam
Labu siam atau jipang adalah tumbuhan suku labu-labuan yang dapat dimakan buah dan pucuk mudanya. Tumbuhan ini merambat di tanah atau agak memanjat dan biasa di budidayakan di pekarangan. Buah menggantung dari tangkai. Daunnya berbentuk mirip segitiga dan permukaannya berbulu. Labu siam memiliki tekstur daging buah yang berwarna putih, renyah, dan memiliki kandungan banyak air, memiliki rasa yang enak dan banyak di gemari masyarakat Indonesia. Labu siam ini selain di olah menjadi sayur, dapat juga di olah menjadi panganan lain seperti dodol dan nugget yang pasti banak di sukai anak-anak dan dapat di gunakan sebagai alternatif pengganti sayur bagi anak-anak. Olahan labu siam ini juga bisa meningkatkan nilai jual labu siam. Kandungan gizi labu siam jumlah per 100 gram:Kalori (kcal) 19, lemak jenuh 0 g, lemak tak jenuh ganda 0,1 g, kolesterol 0 mg, Natrium 2 mg, Kalium 125 mg, jumlah karbohidrat 4,5 g (serat pangan 1,7 g, Gula 1,7 g), protein 0,8 g, vitamin A 0 IU, Kalsium 17 mg, vit C 7,7 mg, zat besi 0,3 mg, vit B6 0,1 mg, magnesium 12 mg. Bahan bahan Nugget Labu Siam Labu siam 750 gram, ayam giling 250 gram, tepung maizena 200 g/secukupnya,air es secukupnya, minyak sayur 2 sendok makan,telur 1 butir, tepung panir. Bumbu halus : bawang putih 3 siung, lada 1 sendok teh. Adonan basah : tepung maizena, putih telur kocok 1 butir, garam secukupnya Cara Membuat 1. Kupas labu siam kemudian kukus hingga lunak dan haluskan 2. Campurkan labu siam,ayam giling, tepung maizena, telur,garam dan bumbu halus,aduk – aduk beri air es secukupnya tidak encer dan beri minyak sayur agar adonan tidak lengket. 3. Tes rasa, dan masukkan ke dalam loyang yang telah di beri minyak.kukus selama kurang lebih 30 menit.alasi tutup panci dengan serbet.tes kematangan. 4. Keluarkan dari loyang setelah dinging potong sesuai selera. 5. Masukkan potongan nugget dalam adonan basah dan gulingkan ke dalam tepung panir, ulangi sampai potongan habis. Simpan dalam frezer sebentar agar tepung panir tidak cepat rontok. Goreng sampai kekuningan. (Ditulis Oleh: Tri Widaningsih, SP.)