Loading...

MEMBUAT PAKAN TERNAK DENGAN FERMENTASI JERAMI

MEMBUAT PAKAN TERNAK DENGAN FERMENTASI JERAMI
Membuat Pakan Ternak Melalui Fermentasi JeramiLaporan : ALFIANPakan ternak merupakan salah satu kebutuhan yang harus dihadirkan untuk makan sapi terutama sapi kreman, pemeliharaan sapi kreman jauh berbeda dengan sapi untuk pengembangan karena sapi kreman yang diharapkan adalah pertumbuhan berat badan. Untuk sapi kreman biasanya didominasi sapi jantan karena memang pertumbuhan berat badan lebih cepat.Di Kota Solok pemeliharaan sapi kreman mulai digandrungi petani, ada yang dalam bentuk kelompok menggunakan sistim koloni, dalam bentuk kelompok rata –rata sapi yang dipeliharan bantuan dari pemerintah, baik pemerintah Kota Solok maupun Provinsi Sumatera Barat. Namun jika secara swadaya modal ditanggung pribadi masing-masing peternak.Melihat dari semakin banyaknya petani peternak di Kota Solok, Dinas Pertanian setempat melakukan pelatihan bagi pengurus dan anggota kelompok petani peternak Rabu (14/11) lalu yang dipusatkan di kelompok ternak Maju Bersama Kelurahan Kampung Jawa. Pelatihan yang diberikan berupa pembuatan pakan ternak.Selama ini diakui, petani masih tertunpu pada rumput dan hijauan lainnya untuk makanan ternak, pada hal masih banyak jenis pakan yang bisa diberikan pada ternak sapi. Seperti contoh, tongkol jagung, kulit kakao, jerami dan limbah serai wangi juga sangat potensi diberikan karena memiliki kandungan gizi dan protein yang baik.Kendati cukup banyak pakan ternak yang tersedia dialam bisa diberikan untuk sapi, namun kadangkala petani juga cemas akan kelangkaan pakan ternak apalagi untuk jenis jerami padi karena ketersediaan jerami juga tergantung musim panen. Agar kecemasan petani hilang dan jerami bisa tahan dalam jangka waktu lama, pengurus kelompoktani diberi pelatihan cara melakukan fermentasi jerami.Pelatihan cara membuat fermentasi pakan ternak dari jerami menghadirkan nara sumber Rika Mega Sari dari dosen Fakultas Pertanian, program studi peternakan UMMY Solok. Menurut Rika dihadapan pengurus kelompoktani se Kota Solok, bahan pakan ternak dari jerami bisa tahan dalam 3 bulan kedepan.Caranya dengan melakukan fermentasi, jerami yang sudah dikumpulkan disimpan dalam plastik yang kedap udara, namun sebelum disimpan diberi campuran pupuk urea, starbio. Lama fermentasi itu 21 hari. Sebagai perbandingan untuk 100 kg jerami diberi 4 gram pupuk urea dan 6 gram strabio kemudian dipercikan air.Pelaksanaan fermentasi itu sebenarnya sangatlah gampang, hanya saja kuncinya harus kedap udara dan jerami yang ditunpuk dalam plastic harus padat. Jika ada celah udara masuk maka jamur bisa berkembang biak. Keberhasilan fermentasi bisa 0 dalam artian gagal. Fermentasi berhasil jika setelah 21 hari megeluaran aroma yang baik.Melalui adopsi teknologi yan diberikan Rika Mega Sari itu setidaknya bisa membantu petani peternak dalam menyediakan stok pakan ternak apalagi ketersediaan pakan ternak tergantung musim. Jika musim kemarau petani sudah berkerut keningnya mencari pakan ternak karena pakan dari hijauan jelas sulit, apalagi bagi yang tidak punya lahan luas menanam rumput.Tapi setidaknya teknologi pembuatan pakan ternak melalui fermentasi jerami bisa membantu petani mengatasi kelangkaan pakan suatu ketika. Petani bisa memborong jerami padi di sawah usai panen. Kemudian embuat pakan melalui fermentasi dan bisa dijadikan jadangan makanan ternak….