Salah satu hal yang menjadi faktor utama gagalnya proses penanaman cabe keriting disebabkan oleh bibit cabe yang kurang berkualitas. Perlu dipastikan bahwa pemilihan bibit cabe keriting sudah dilakukan dengan cara yang benar guna mendapatkan bibit cabe keriting berkualitas.Pemilihan bibit cabe perlu dilakukan mengingat varietas bibitnya yang cukup banyak mulai dari lokal hingga varietas berdaya hasil tinggi atau hibrida. Baik jenis bibit lokal maupun hibrida memiliki karakteristiknya masing-masing. Misalnya, ada beberapa jenis varietas cabe keriting yang lebih kuat untuk tumbuh di dataran tinggi, sedangkan beberapa varietas lainnya lebih cocok ditanam di dataran rendah.Selain itu, ada yang lebih tahan penyakit, ada juga yang tidak. Pertimbangan pemilihan bibit lainnya adalah jenis buah cabe keriting yang diinginkan seperti apa. Karena setiap varietas bibit memiliki ciri-ciri yang berbeda baik dari segi bentuk ataupun ukuran meskipun tidak berbeda secara signifikan. Bibit cabe ini bisa kita dapatkan dari petani maupun pabrik-pabrik yang memproduksi bibit cabe keriting. BEBERAPA CARA PENYEMAIN CABE YANG BAIK1. Cara Penyemaian dengan sistem Kotak penyemaian/traiyerMerupakan proses dimana bibit disiapkan dan ditanam di lahan atau media berbeda untuk kemudian dipindahkan ke lahan yang sesungguhnya. Ini berarti bibit dibiarkan tumbuh dalam jangka waktu tertentu di media yang sudah dikondisikan.Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan bibit unggul yang siap untuk bertahan di kondisi tanah yang sesungguhnya sehingga mampu menghasilkan tanaman yang juga bermutu baik. Lebih jauh, cara ini juga dirasa cukup efektif untuk dilakukan dalam penggunaan lahan pembibitan serta mencegah gagalnya pembibitan dikarenakan sudah dilakukannya observasi dalam jangka waktu tertentu.Beberapa hal yang perlu disiapkan untuk penyemaian ini yaitu tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 1:1.Jika memiliki arang sekam, juga bisa mencampurkan ketiga bahan tersebut dengan ketentuan menambah komposisi tanah dua kali lipat, sehingga antara tanah, arang sekam, dan pupuk kompos menghasilkan perbandingan 2:1:1.Pastikan bahan-bahan tersebut sudah dihaluskan terlebih dahulu sebelum dicampur menjadi satu. Kemudian menyediakan media penyemaian berupa kotak, upayakan kotak penyemaian mudah dipindahkan/diangkat saat akan melakukan penanaman. Dalam melakukan penyemaian, faktor lokasi juga menjadi penting. Tempat yang baik untuk menyemai tanaman cabai ini adalah tempat yang terlindung dari paparan sinar matahari langsung, air hujan, serangga, dan hama pengganggu, serta kelembaban media tanam/semai tetap dijaga dengan cara melakukan penyiraman sesuai dengan kondisi yang ada sampai bibit siap dipindahkan ke lahan pertanamanCara persemaian seperti ini cukup efektif untuk mengurangi resiko kematian bibit cabai saat dipindahkan ke lahan pertanaman/bedengan2. Cara Penyemaian dengan sistem kokerPersemaian cabai system koker dapat dilakukan dengan menggunakan media daun pisang, atau plastik aqua kelas yang sudah dipotong 2. Adapun caranya adalah media tanam/semai benih yang sudah dicampurkan seperti pada persemaian sistem kotak/trayer. Kemudian media tanam/semai yang sudah dicampurkan dimasukkan kedalam koker yang terbuat dari daun pisang/potongan aqua kelas. Setelah itu setiap koker dimasukkan/disemaikan ke dalamnya 1 biji benih cabai/koker. Lalu setiap koker yang sudah disemaikan benih cabai di dalamnya disusun/diatur dan diupayakan terlindung oleh sinar matahari langsung, serta dilakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga media koker tetap dalam kondisi lembab sampai bibit cabai siap dipindahkan ke lahan/bedengan. Kelemahan cara ini adalah alokasi waktu yang kita butuhkan untuk membuat media koker cukup besar sehingga memang dibutuhkan waktu khusus untuk menyiapkan media kokernya terlebih dahulu, akan tetapi kelebihan media ini jauh lebih besar keberhasilannnya dari pada media semai/tanam yang lainnya, khususnya dalam menekan tingkat kematian bibit saat dipindahkan ke lahan/bedengan.Sistem koker ini juga dapat diadopsi kedalam sistem sosis dengan menggunakan media plastik es yang diisikan kedalamnya media tanam yang sudah disiapkan kemudian dipotong potong sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Selamat mencoba, semoga sukses. Penyuluh Pertanian Lapangan Agus Prataman, SP