Kandungan unsur hara pada tanah yang dibutuhkan oleh tanaman bervariasi tergantung dari kondisi lokasi tanaman tersebut ditanam, namun ketersedianya dalam tanah ternyata sangat terbatas sekali, oleh sebab itu guna menambah kandungan unsur hara perlu adanya campur tangan manusia dengan menambahkan unsur hara yang diperlukan dengan cara melakukan pemupukan. Pemupukan padi adalah kegiatan penambahan nutrisi tanaman sesuai kebutuhan dan target hasil yang realistis. Untuk menyikapi hal tersebut diperlukan teknis pemupukan yang benar dan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman padi. Teknis pemupukan yang tidak sesuai dengan tahapan dan kebutuhan tanaman akan berdampak terhadap produksi yang dihasilkan, oleh sebab itu teknis pemupukan yang benar perlu dilakukan agar hasil yang diharapkan dapat terwujud. Beberapa tahun - tahun terakhir ini, media berita ramai membicarakan impor beras. Menurut Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan, stok beras Indonesia kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan . Rupanya program swasembada beras yang berhasil dilakukan masih belum bisa dilakukan secara konsisten. Ini menjadi tantangan besar untuk petani dalam negeri, bagaimana supaya kita bisa produksi beras yang selalu cukup untuk kebutuhan kita. Banyak sekali teori dan pengalaman dalam ilmu pertanian. Berbeda daerah berbeda budaya, beda orang beda cara, demikian pula banyak sekali tips, teori dan metode untuk mengembangkan potensi hasil dalam budi daya tanaman. Ilmu pertanian modern itu penting untuk dipelajari, di negara tetangga seperti Thailand petani sudah diajari ilmu-ilmu baru yang diajarkan oleh instruktur pertanian sesuai bidangnya sehingga petani tidak salah arah. Begitu pula di Indonesia khususnya Kelompoktani di desa Bandaran Kecamatan Winongan Kabupaten Pasuruan sudah sering kali melaksanakan dan menerapkan ilmu – ilmu pertanian modern yang didapatkan dari pelatihan – pelatihan dan penyuluhan dari petugas PPL pertanian Kecamatan Winongan. Pada ilmu pertanian khususnya dalam proses penanaman padi, sebenarnya banyak ilmu yang perlu dipelajari dalam penanaman padi salah satunya adalah teknik memperbanyak anakan padi. Anakan padi merupakan batang padi yang muncul dari batang utama padi. Batang anakan ini pun dapat mengeluarkan batang anakan lain dan seterusnya hingga sebanyak- banyaknya. Semakin banyak anakan produktif pada tanaman padi maka diharapkan akan semakin banyak bulir malai yang dihasilkan. Untuk itu memperbanyak anakan padi telah menjadi prioritas utama para petani. Berikut cara memperbanyak anakan padi yang mudah untuk diaplikasikan Tanam bibit muda Menurut penelitian, dengan melakukan tanam bibit muda, tanaman padi akan mengeluarkan anakan lebih banyak jika dibanding tanam bibit tua. Umur bibit muda yang bisa ditanam antara umur 7-14 hari setelah sebar. Tanam satu bibit perlubang Penanaman jumlah bibit berpengaruh terhadap jumlah anakan yang akan keluar, untuk mendapatkan jumlah anakan yang banyak bisa menanam bibit 1/lubang dengan maksimal 3 bibit perlubang. Pemupukan Nitrogen (UREA) dan SP36 -Pupuk Nitrogen (N) sering dikenal dengan nama pupuk Urea merupakan salah satu unsur pendorong pembentukan daun dan anakan padi. Pemberian pupuk Nitrogen bisa diberikan pada umur tanaman sudah berumur 14 HST. -Pemberian pupuk sp36 sangat diperlukan karena pupuk ini memiliki nutrisi yang sangat penting untuk menguatkan akar dan tentunya memperbanyak produksi anakan padi. Pemberian pupuk SP36 bisa dikombinasi dengan pupuk Urea sekaligus. Tanam dangkal Penanaman bibit saat tanam jangan terlalu dalam. Kedalaman ideal untuk menanam padi berkisar 2 hingga 3 cm saja. Semakin dalam bibit padi ditanam, perkembangan akar akan sedikit terhambat selain itu usaha pembentukan anakan padi akan semakin sedikit terlambat. Perhatikan jarak tanam Pemberian jarak tanam juga harus diperhatikan karena jarak tanam juga menentukan jumlah dan kualitas anakan padi. Jarak ideal menanam padi adalah 30 cm antarbibit atau bisa menggunakan metode legowo. Pengairan Intermiten Air memang sangat diperlukan dalam fase vegetatif namun jika diberikan secara berlebihan atau digenang secara terus menerus juga tidak baik bagi pertumbuhan. Lakukan pengairan intermiten atau pengairan berselang, jadi petakan sawah sesekali dilakukan pengeringan agar akar tanaman bisa menghirup oksigen. Penambahan zat perangsang tumbuh Pemberian bahan tambahan ini perlu di lakukan setelah padi mulai dewasa namun belum berbuah sehingga tanaman padi akan semakin bertambah subur, pemberian unsur ini bisa di lakukan dengan zat seperti sitokinin dan giberelin. Pemberian pupuk organik padat juga perlu di lakukan untuk menambah kesuburan tanaman dan proses perkembangan tanaman semakin cepat juga bisa memperbaiki tanah yang rusak akibat pupuk kimia. Pengendalian hama penyakit Tentu proses ini perlu dilakukan pada proses awal tanam sampai akhir proses penanaman, dan bila hal ini sampai lengah kita bisa menanggung akibatnya dengan mengalami gagal akibat serangan hama. Dosis pupuk padi adalah kebutuhan pupuk yang diperlukan dalam satu musim tanam padi. Penentuan dosis pupuk untuk tanaman padi dapat dilakukan dengan berbagai cara, menggunakan BWD khusus untuk Nitrogen, menggunakan PUTS untuk menentukan dosis N, P dan K, menggunakan internet dengan memasukkan riwayat lahan, menggunakan omission plot, menggunakan analisa abu dsb. Dalam kontek ini akan dijelaskan tentang penentuan dosis pemupukan dengan menggunakan BWD dan PUTS.