Upaya meningkatkan profesionalisme penyuluh pertanian pada hakekatnya adalah memandang, mengembangkan serta menempatkan penyuluh pertanian secara wajar, sebagai manusia yang mempunyai aspirasi, keinginan, ambisi, cita-cita, kebutuhan, kelemahan dan kelebihannya masing-masing melalui upaya-upaya yang terarah dan sistemaits dalam rangka menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, dan peningkatan kemampuan diri dengan melibatkan berbagai pihak. Oleh karena itu untuk menakar profesionalisme penyuluh perlu memahami kriteria profesionalisme penyuluh pertanian dalam memberikan pelayanan dan kemudahan kepada petani baik individu maupun kelompok dalam melaksanakan tugas pendampingan di tempat tugasnya dengan mencermati sikap sebagai berikut : a. Komitmen yaitu dalam melaksanakan tugas pekerjaannya selalu terikat dalam jalur kebijaksanaan, strategi, prosedur, tata kerja dan aturan yang berlaku dalam unit kerja. b. Rasional, yaitu mengutamakan rasio, penalaran dan perimbangan obyektif dalam mengambil keputusan dan dalam melaksanakan keputusan itu. Dalam kaitannya dengan hal ini, ada 3 (tiga) cara berfikir utama yang diperlukan, yaitu: 1). Berfikir analistis yaitu mencari jawaban yang benar dan didasarkan pada hasil diskusi yang logis, fakta dan data. 2). Berfikir kreatif yaitu mencari jawaban yang benar dengan mengembangkan imajinasi disamping fakta data dan informasi. 3). Berfikir konsepsional yaitu meramalkan dan membangun masa depan lewat imajinasi dengan merangkai kejadian masa lalu, sekarang dan yang akan datang. c. Etika, yaitu memperhatikan dan mematuhi norma-norma dan nilai sosial budaya, tata krama dan sopan santun yang berlaku dalam masyarakat dan ingkungan kerjanya. Baik sewaktu berinteraksi dengan atasan, rekan sekerja dan bawahan maupun sewaktu berhubungan dengan pihak luar Penyuluhan pertanian itu sendiri perlu dilihat sebagai sosok yang memiliki potensi kemampuan untuk mengambil keputusan sendiri dalam merencana, mengelola dan mengembangkan tugas dan upaya meningkatkan prestasi dan kinerjanya dalam menghadapi tantangan berat dalam persaingan global. Untuk itu, selain mencermati sikap yang ditunjukkan pada saat diberi tugas dan tanggung jawab perlu juga memperhatikan sosok asli penyuluh pertanian yang bersangkutan. Sosok penyuluhpertanian profesional yang diharapkan di masa depan adalah sosok penyuluh pertanian yang memiliki prilaku sebagai berikut : a. Mandiri dan rasional dalam mengambil keputusan yang didasarkan atas kemapuan potensi dan kemampuan yang dimiliki. b. Mampu mengelola tugasnya secara produktif, efektif dan efesien disertai kemampuan bekerjasama diantara sesama pegawai/karyawan lainnya maupun untuk mewujudkan suatu Team Work yang baik c. Memiliki kepemimpinan yang bertumpu pada kemandirian dan keswadayaan ke arah berkembangnya sistem pengguna aktif berbagai kesempatan dan informasi yang tersedia d. Mampu menyerap ilmu pengetahuan dan menerapkan serta mengembangkannya untuk kemajuan organisasi/unit kerjanya. e. Mampu mewujudkan perannya sebagai warga negara yang baik dan senantiasa memberi teladan kepada pegawai/karyawan lainnya. f. Memiliki profesionalisme yang handal dengan memegang teguh komitmen, berfikir rasional dan menjungjung tinggi etika profesinya dengan baik. g. Memiliki keinginan untuk selalu maju.