Loading...

MENAMAN BUNGA LAVENDER DALAM POT

MENAMAN BUNGA LAVENDER DALAM POT
Pot adalah merupakan tempat yang terbuat dari tanah, semen, plastik, dan sebagainya untuk menanam pohon (bunga), selain itu Pot biasanya dipergunakan untuk menghias halaman rumah dan juga Pot bunga atau pot tanaman merupakan sebuah kontainer dimana bunga atau tanaman lain ditanam dan dibesarkan. Dari dulu hingga sekarang/saat ini, pot bunga terbuat dari terakota, adapun bahan yang dipergunakan untuk Pot bunga hingga sekarang juga terbuat dari plastik, kayu, batu atau terkadang bahan daur ulang. Ketika ingin menanam sebuah tanaman untuk menghiasai ruangan, rumah perkantoran agar lebih tampak lebih indah, kita pasti membutuhkan pot. Apalagi jika rumah anda tidak mempunyai pekarangan yang luas. Mungkin kalau Anda mempunyai halaman yang luas, Anda bisa menanam pohon langsung di tanah. Utnuk memilih pot untuk sebuah tanaman memang tidak boleh sembarangan, hal ini harus disesuaikan dengan jenis tanaman, bahan pot dan masih banyak lainnya. Setiap jenis pot tentunya mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Secara umum ada dua jenis mulut pot yaitu yang berbentuk bulat dan berbentuk persegi. Untuk bagian bawahnya ada banyak sekali macamnya. Sebuah pot yang baik harus ada lubang di bagian bawahnya dan harus mempunyai kaki di bagian bawahnya. Lubang berguna untuk mengeluarkan air, jika terdapat kelebihan air dan kaki supaya pot tidak menempel langsung di tanah. Sehingga membuat tanaman tidak mudah busuk. Ketika memilih pot, kita juga harus sesuaikan bentuk pot dengan ukuran tanamannya. Pot yang mempunyai bentuk setengah bola, cocok digunakan untuk menanam tanaman yang berakar serabut. Sedangkan bentuk pot yang memanjang cocok digunakan untuk menanam tanaman berakar tunggang. Tanaman bunga lavender selama ini lebih terkenal dengan bunganya yang berwarna ungu. Padahal, bunga ini ternyata memiliki banyak jenis hingga 25 jenis dengan warna-warna yang berbeda. Bunga tersebut berukuran relatif kecil dengan kuntum yang berjumlah mulai dari 5-10 kuntum. Kuntum tersebut berbentu spiral dan tumbuh di ujung dari setiap cabang pohon. Pada permukaan bunga juga ditemui bulu-bulu halus yang sangat lembut. Tanaman bunga ini bukan hanya cantik dilihat dari fisiknya, Namun, bunga ini juga memiliki keunggulan aroma yang banyak dimanfaatkan untuk banyak hal. Tidak heran jika banyak yang mulai membudidayakan bunga lavender untuk ditanam di rumah. Memang tanaman bunga satu jenis bunga hias ini yang sangat populer di Indonesia kepopularitas nya, tak heran jika banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan lavender secara mandiri di rumah. Jika ditanam di dalam ruangan, kamu harus memastikan kalau lavender itu mendapat sinar matahari yang cukup dan disimpan tanaman dalam suhu yang sejuk. Selanjutnya cara menanam bunga lavender dalam Pot dapat dilakukan sebagai berikut; Memilih bibit; Cara menanam bunga lavender dalam Pot dimulai dari memilih bibit yang berkualitas. Lavender juga tak rewel untuk menjadi bahan budidaya, sebab ia mampu hidup di berbagai iklim. Namun tetap saja, Lavender membutuhkan asupan matahari yang cukup, dan sirkulasi air yang memadai. Selain itu, Lavender cocok dijadikan sebagai tanaman hias untuk indoor sebab ia memiliki warna dan bentuk bunga yang indah. Menyiapkan Media Tanam; mempersiapan media tanam juga sangat penting sebagai cara menanam bunga lavender di pot. Siapkanlah pot atau polybag yang sudah dilubangi di bawahnya. Kemudian gunakan Styrofoam dengan ketebalan 5 cm untuk alasnya. Sesuaikan diameter Styrofoam dengan pot atau polybag. Styrofoam akan menyerap kelembapan berlebih. Pasalnya, bunga lavender tidak menyukai tanah yang terlalu lembap. Setelah itu, siapkan campuran tanah, pupuk kompos atau sekam padi, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Kamu juga bisa menggunakan batu pasir putih sebagai tambahan media tanamnya. Proses Penyemaian Bibit; Penyemaian bibit merupakan proses penumbuhan bibit menjadi kecambah. Proses penyemaian bibit ini dimulai dari persiapan peletakkan Styrofoam pada lapisan terbawah pot. Kemudian, masukkan media tanam yang telah disiapkan ke dalam pot. Lalu, buat lubang di bagian tengah, lalu masukan satu bibit bunga lavender. Setelah itu, tutup kembali dan padatkan tanah, setelah itu, siram dengan air secukupnya, letakkan di tempat yang terkena intensitas cahaya matahari yang cukup. Lalu, pantau terus pertumbuhan kecambah pada bibit bunga lavender. Pemindahan Bibit Bunga Lavender Cara menanam bunga lavender biasanya, pemindahan bibit ini bisa dilakukan saat usia tanaman mencapai 1 bulan atau saat tinggi tanaman mencapai 15 cm. Sebelum memindahkannya siram terlebih dahulu sejam sebelumnya, setelah itu robek polybag atau belah pot secara perlahan untuk kemudian dipindahkan ke media Pot yang telah disediakan. Pastikan posisi tanaman berdiri tegak dan siramlah dengan air secukupnya. Penyiraman; Lakukanlah penyiraman secara berkala untuk menjaga agar media tanam tidak kering. Jangan menyiram secara berlebihan agar tanah tidak lembap karena hal ini dapat menyebabkan pembusukan pada bagian batang bunga. Perawatan; Melakukan perawatan harus dilakukan secara teratur dengan cara memangkas cabang bunga yang tidak rapi agar tanaman tetap indah. pemupukan dilakukan pada tanaman bunga lavender ini adalah pupuk organik setelah usia tanaman mencapai satu bulan sejak penanaman. Selanjutnya Penyiangan dengan cara mencabut tanaman-tanaman liar yang tumbuh di sekitar tanaman bunga lavender. Demikian naskah yang saya buat semoga bermanfaat mempercantik lingkungan rumah, kantor dan dapat dijadikan ajang diseminasi. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, https://jendela360.com/ dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) Gambar : https://jendela360.com/Maupun lainnya