Loading...

MENANAM BUNGA MATAHARI DILAHAN PERKANTORAN

MENANAM BUNGA MATAHARI DILAHAN PERKANTORAN
Bunga matari merupakan tanaman florikultura yang banyak dikenal oleh masyarakat pada umumnya dam pasti semua orang mengetahui bagaimana keindahan yang dimiliki jenis bunga satu ini. Bunga matahari merupakan tanaman hias semusim yang memiliki bunga besar nan indah. Cara bertanampun tidak sulit karena dapat dikembangbiakan langsung di tanah, jenis tanaman tersebut bisa dijual atau dinikmati sendiri keindahannya. Selain keindahan, ternyata bunga matahari juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh yang terutama terkandung dalam biji bunganya. Bunga matahari tergolong tanaman annual yang menghasilkan bunga berukuran besar dan pada umumnya berwarna kuning. Selain karena tampilannya, bunga matahari juga sangat mudah dan cepat tumbuh. Yang unik dari tanaman ini adalah mahkota bunganya mekar mengikuti pergerakan matahari dari timur ke barat, proses ini dikenal sebagai heliotropisme. Budidaya matahari banyak sekali dilakukan dengan tujuan yang berbeda-beda. Selain sebagai tanaman hias, tanaman ini dibudidayakan untuk produksi kwaci, pakan ternak, dan produksi minyak bunga matahari. Minyak bunga matahari mengandung asam linoleat yang merupakan asam lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan. Biji bunga matahari juga dijadikan campuran roti di Eropa. Bagi Anda yang tertarik untuk budidaya bunga matahari untuk produksi biji dan minyak atau hanya ingin menanamnya untuk mempercantik pekarangan. Pada dasarnya perkantoran di Negara Kita masih memiliki lahan kosong yang dapat dipergunakan untuk taman, lahan Diseminasi maupun untuk display produk/hasil penelitiannya. Oleh karena itu kali ini akan dibahas bagaimana cara dan tips untuk memanfaatkan sebagian lahan perkantoran sempit tersebut kita display untuk membudidayakan bunga matahari yang dapat menghiasi perkantoran tersebut serta bisa sebagai lahan diseminasi yang tak kalah dengan lahan yang benar-benar memiliki potensi pengembangan bunga matahari yang sesungguhnya. Cara budidaya Tanaman bunga matahari di lahan perkantoran; Bunga matahari ini dapat tumbuh baik di dataran tinggi maupun dataran rendah dimana ketinggian yang idealnya mencapai 0-1500 mdpl. Cara pertama untuk budidaya bunga matahari ini agar dapat tumbuh oftimal ialah; Penyiapan lahan, penyiapan lahan dengan cara membersihkan lahan (bebas dari gulma, tunggul bekas tanaman dan puing-puing bekas bangunan), mengolah tanah dengan membajak/mencangkul atau lainnya agar dalam mengolah tanah mendapatkan media tanam yang benarbenar subur dan mempunyai unsur hara yang banyak dan dapat memacu pertumbuhannya. Dalam pengolahan lahannya harus bisa memprediksi ukuran dalam dan luas tanah berapa M3, selanjutnya dilanjutkan pula dengan menghitung kebutuhan pupuk kompos/kndang yang digunakan untuk prediksi campuran tanah yang akan dicampur luasan tanah dengan perbandingan 3:1. Dengan tujuan agar penggunaan kompos/pupuk kandang agar memberikan nutrisi campuran kompos menyatu dengan tanah sehingga menghasilkan unsur hara makro dan mikro yang membuat tanah menjadi subur. Tanah yang sudah diolah kemudian didiamkan selama sekitar 7 hari supaya media yang diolah benar-benar tercampur dengan sempurna didalam tanah. kemudian buat lubang tanaman antara lubang tanam berjarak satu meter atau disesuaikan dengan kondisi lahan. Penyiapan benih; benih bunga matahari dapat dilakukan pembuatan sendiri menggunakan benih yang berkualitas baik dan berlabel, perlakukan tidak jauh beda dengan perbenihan tanam lainnya dan setelah tumbuh kuat/ berumur dua minggu sudah siap untuk dipindahkan kelahan. Penanaman; benih yang sudah siap dipindahkan ke lahan kemudian dimasukan kedalam lubang tanam yang telah disiapkan lalu ditutup kembali dengan tanah. Waktu penanaman sebaiknya diusahakan pagi atau sore hari untuk menghindari tanaman dehidrasi. Pemeliharaan; pemeliharaan dapat dilakukan pada tanaman bunga matahari ialah dengan melakukan penyiraman di pagi atau sore hari agar tanah selalu dalam keadaan lembab (irigasi yang digunakan sebaiknya menggunakan Sprinkel). Apabila disekitar tanaman terdapat gulma, maka dapat dilakukan penyiangan secara manual dengan cara mencabutnya. Untuk pengendalian hama dan penyakit pada tanaman bunga matahari dilakukan secara manual. Beberapa jenis hama yang biasanya menyerang bunga matahari adalah walang hijau, ulat daun, dan ulat ngengat. Adapaun jenis penyakit yang biasanya menyerang tanaman ini adalah penyakit layu, virus tembakau, botryts cinerae, tepun embun, dan penyakit alternaria. Jika serangan telah melebihi ambang batas maka disarankan menggunakan insektisida organik dan fungisida organik. Pemupukan; Pemupukan menggunakan pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Adapun dosis pada tanaman bunga matahari dari masing-masing yaitu : Pupuk Organik Padat. Penggunaan pupuk organik padat yaitu diberikan satu bulan sekali (sesuai dengan kondisi tanah) dan diberikan dengan cara dikocorkan dalam air untuk dosis 3 tutup botol pupuk organik padat untuk 10 liter air. Pupuk Organik Cair. Penggunaan pupuk organik cair yaitu diberikan dua minggu sekali dan diberikan dengan cara disiramkan pada tanaman. Untuk dosis penggunaan yaitu 3 tutup botol pupuk organik cair dilarutkan dalam 10 liter air disiramkan pada tanaman. Panen; Umur pertama bunga matahari akan menghasilkan bunga sekitar 45-60 hari sejak ditanam dan 90-105 hari sejak disemai. Kriteria tanaman bunga matahari yang sudah dapat dipanen ialah dengan ciri-ciri tangkai bunga berwarna kuning kecoklatan, kelopak bunga mengering dan biji bunga berwarna hitam dengan garis garis putih. Demikian naskah yang saya buat semuga bermanfaat mempercantik lingkungan kantor dan dapat dijadikan ajang diseminasi. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) Gambar : Tanaman Bunga Matahari dilahan Perkantoran BBP2TP Bogor