Loading...

MENANAM PADI DALAM POT

MENANAM PADI DALAM POT
Di era bertanam di areal perkotaan (urban farming), banyak pelaku pertanian bertanam berbagai jenis tanaman dalam wadah atau pot. Pasalnya, dengan menanam di pot maka tidak membutuhkan lahan tanah untuk menanam. Dengan menanam di pot, bisa menyiasati keterbatasan lahan, bahkan dengan menanam di pot bisa ditempatkan di atap rumah sekalipun. Umumnya tanaman yang di tanam di pot adalah jenis tanaman sayuran dan buah-buahan. Tetapi dengan berkembangnya informasi dan inovasi dalam hal bertanam tanaman di pot, alhasil beberapa waktu yang lalu ada seorang pelaku pertanian yang bisa menanam padi di pot. Cara bertanam padi di pot adalah media tanah ditambah kompos dan ditambah lagi dengan MOL. MOL ini berfungsi sebagai bioreaktor. Disini diharapkan tanah menjadi mandiri dan bisa memberikan nutrisi kepada tanaman padi. Cara ini sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida kimia.Bagaimana cara menanam padi di pot? Berikut tahapannya. 1. Pilih benih padi yang bagus. Jenis padai apa saja silahkan. Benih padi bisa dibeli di toko-toko pertanian. Kemudian benih diselekasi dengan cara memasukan benih ke dalam gelas berisi air garam (garamnya secukupnya saja). JIka benih tampak mengapung berarti benih tersebut sebaiknya jangan ditanam. Sebaliknya, benih yang tenggelam di air itulah yang akan ditanam nantinya. 2. Benih yang sudah dipilih kemudian direndam lagi ke dalam air tawar selama kurang lebih satu hari. Tujuan perendaman benih ini adalah untuk melunakkan kulit benih agar nantinya mudah berkecambah.3. Siapkan wadah berupa besek bambu. Masukkan tanah dan kompos dengan perbandingan 1 : 2. Aduk kedua media tanam ini ini sampai bercampur merata. Kemudian campuran media tanam disiram dengan MOL yang sebelumnya sudah dicairkan dengan air (perbandingannya 1 : 15). Siram media hingga basah sampai menyerupai tekstur tanah lumpur (tanah sawah) untuk menyemai benih padi.4. Tebar benih padi yang telah direndam air ke permukaan media tanam yang ada dalam besek. Biarkan benih-benih ini tumbuh. Pada hari kedua atau ketiga setelah tebar benih, akan muncul akar kecambah yang berwarna putih. Dan pada hari keenam atau ketujuh, kecambah sudah berkembang menjadi bibit padi, dengan munculnya daun baru sebanyak dua lembar. 5. Siapkan ember bekas atau pot ukuran besar. Ukuran diameter pot sekitar 50 cm atau lebih. Isi pot tersebut dengan campuran tanah dan kompos sampai hampir memenuhi pot. Tetapi jangan sampai benar-benar penuh. Sebelum diisi media tanam, pastikan pot/wadah dalam keadaan tidak berlubang. Siram campuran media tanam tersebut dengan MOL. Perbandingan media tanah dan kompos seperti langkah ketiga. Cukup becek-becek kering, atau macak-macak. Jangan basah dengan air menggenang.6. Pada hari ke delapan, pilih salah satu bibit terbaik. Ambil bibit secara hati-hati dengan pinset supaya akar-akarnya tidak putus. Kemudian pindahkan bibit ke pot yang sudah disiapkan. Cara menanam bibit padi sebaknya jangan dibenamkan ke dalam media tanam. Cukup ditanam di permukaan media tanam dengan hati-hati. Sisa bibit padi yang masih ada di dalam besek bisa ditanam pada pot-pot lain.7. Setiap hari dikontrol dan dirawat. Bila ada rumput liar harus dicabut. Setiap 3 hari sekali disiram dengan MOL yang telah diencerkan. Saat menyiram, media tanam dikondisikan jangan terlalu becek. Media tanam diaduk (ditusuk-tusuk) secara perlahan-lahan agar udara bisa masuk. Hati-hati bila mengaduk tanah, jaga jangan sampai alat aduk mengenai akar padi muda ini.8. Lakukan perawatan dengan cara yang sama secara rutin. Bila cara perawatan benar, maka bibit padi yang asalnya hanya satu, akan beranak pinak menjadi sekitar 100 (seratus) batang padi yang masing-masing penuh dengan bulir padi. Dalam waktu 3 - 4 bulan bulir-bulir padi bisa dipanen (tergantung dari jenis padinya).Hasil panen yang diperoleh dalam satu pot bisa mencapai 100 gram padi kering. Jika dalam satu meter persegi ada 5 pot berarti akan dihasilkan 500 gram padi kering. Dengan menanam padi dalam pot ini diharapkan biaya belanja untuk pembelian beras bisa berkurang. Dengan begitu, dana kebutuhan rumah tangga bisa dikurangi. Selamat mencoba.HadiiswaSumber: - http://penyuluhthl.wordpress.com/2012/03/14/menanam-padi-dalam-pot/#more-3427- www.zhuluh.com