Loading...

Mencegah Serangan Penyakit Layu Bakteri Ralstonia (Ralstonia soanacearum) Pada Tanaman Cabe

Mencegah Serangan Penyakit Layu Bakteri Ralstonia (Ralstonia soanacearum)  Pada Tanaman Cabe
Organisme PengganggunTanaman (OPT) merupakan salah satu factor penyebab gagalnya suatu usaha pertanian. Dalam suatu kegitan pengendalian OPT pada tanaman Cabe bertujuan untuk mengruangi dan mempertahankan populasi OPT dibawah tarap tinggkat yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi. Serangan penyakit layu bakteri ralstonia pada tanaman cabe dapat mengakibatkan kerugian yang sangat besar dan bahkan serangan penyakit ini menimbulkan kegagalan panen yang diakibatkan rusaknya tanaman yang pada mati. Para petani kita dalam budidaya cabe pada umumnya belum menerapkan sepenuhnya kaidah-kaidah budidaya cabe yang benar (tradional) sehingga mengakibatkan usaha agribisnya belum memberikan hasil yang optimal dan banyak merugi. Untuk memperbaiki dalam pengelolaan budidaya cabe perlu menerapkan Standar Opersional Prosedor (SOP) yang berdasarkan atas norma budidaya yang baik dan benar (Good Agriculture Praktices/GAP) Kegiatan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dilakukan dengan sistem terpadu untuk menurunkan populasi OPT atau intensitas serangan sehingga tidak merugikan secara ekonomis dan aman bagi lingkungan. Salah satu kegiatan pengendalian OPT yang sangat menentukan keberhasilan usaha agribisnis cabe yang merugikan petani adalah serangan penyakit layu bakteri ralstonia pada tanaman cabe. Penyakit layu bakteri ralstonia yang menyerang pada tanaman cabe yang disebabkan oleh penyakit layu bakteri ralstonia yang menyerang tanaman mulai dari persiapan tanaman, pemeliharaan hingga panen, bila tida segera ditangani akan mengakibatkan kerusakan yang sangat patal dan bahkan akan gagal total untuk panen. Gejala serangan penyakit layu bakteri ralstonia;Tanaman cabe bila mulai terserang layu bakteri ralstonia akan memperlihatkan gejala-gejala yang ditibulkan pada tanaman akan layu pada bagian pucuk aun, kemdian menjalar ke bagian bawah daun dan tanaman menjadi layu dan akhirnya tanaman cabe menjadi mati. Tanaman cabe yang terserang meperlihatkan pada jaringan pembuluh batang bagian bawah dan akar terlihat menjadi kecoklatan. Tanaman cabe yang terserang bakteri ini apabila diptong pada batang dan akar secara melintang dan bila dicelupkan kedalam air jernih akan tampak mengeluarkan cairan keruh yang merupakan koloni bakteri. Serangan pada buah menyebabkan warna buah cabe menjadi kekuningan dan busuk. Infeksi tanaman ini terjadi melalui lentisel dan akan cepat berkembang jika ada luka mekanis akibat gigitan hama dan factor lainnya. penyakit layu bakteri ralstonia ini berkembang sangat cepat msim hujan.Pengendalian serangan penyakit layu bakteri ralstonia;a. Melakukan sanitasi rumput –rumput disekeliling tanaman dan mengeradikasi tanaman yang terserang penyakit layu bakteri ralstonia dicabut dikumpulkan dan dimusnakan.b. Melakukan pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan inang bagi bakteri Ralstonia solanacearum.c. Menanam cabe dengan varietas yang sehat dan tahan terhadap penyakit layu bakteri ralstoniad. Memperbaiki aerasi tanah agar tidak terjadi genangan air dan kelembaban yang cukup tinggi, dengan membuat guludan setinggi 40 – 50 cm.e. Penurunan pH tanah dengan pemberian Kapur pertanian/belerang pada areal pertanaman.f. Memanfaatkan agens antagonis Trichoderma spp dan Gliocladium spp. g. Mekanisme pengendaliannya melalui hiperparasit, antibiosis dan lisis serta melalui persaingan dan mengaplikasikan pada kantong pesemaian sebanyak 5 gram per kantong diaplikasikan 3 hari sebelum benih ditanam atau bersamaan dengan penanaman benih cabe.h. Apa bila cara-cara pengendalian lainnya tidak dapat menekan serangan penyakit ini maka dapat digunakan fungisida yang afektif dan sudah terdaftar/dianjurkan. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP BogorSumber : Balitbangtang Direktorat Tanaman Hias Direktorat Jenderal prasetyo.budi3@gmail.com dan Berbagai sumber lainnya Gambar :. Balitbangtang