MENDONGKRAK PRODUKSI BAWANG PUTIH DINAS PERTANIAN KABUPATEN BULELENG MELAKSANAKAN GERDAL OPT RAMAH LINGKUNGAN OLEH : I Made Carma Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng sedang berusaha keras untuk meningkatkan produksi bawang putih. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementrian pertanian Republik Indonesia untuk menekan impor bawang putih dan berusaha meningkatkan produksi bawang putih dalam Negeri. Telah diketahui bersama bahwa kebutuhan bawang putih di Indonesia hingga saat ini masih terpenuhi dengan Impor dari Negara China , India,Thailand dan Amerika. Bahkan volume impor bawang putih pada periode bulan Maret 2022 meningkat signifikan mencapai 2.405,5% dibanding impor bulan Pebroari sebanayk 636 ton,( BPS,Maret 2022). Kementrian pertanian Republik Indonesia telah memproyeksikan produksi bawang putih di tanah air akan terus meningkat hingga tahun 2024 dengan target pertumbuhan 2% per tahun. Untuk merealisasikan target peningkatan produksi bawang putih dimaksud dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Provinsi Bali menggenjot luasan areal penanaman bawang putih di Tahun 2022. Salah satu Kecamatan yang menjadi titik sentral pengembangan bawang putih adalah Kecamatan Kubutambahan tepatnya di Desa Tambakan yang memiliki ketinggian tempat ±1000 m dpl. Kelompok tani yang menanam bawang putih di Desa Tambakan adalah : Kelompok Tani Ternak Lumbung sari=5 ha,Kelompok Tani Ternak Sari Mekar= 5 ha, Kelompok Tani Ternak Lembu Sari 10 ha,dan KTT Lembu Nadi 5 ha. Untuk dapat meyakinkan meningkatnya produksi bawang putih di sekitar Desa Tambakan Kecamatan Kubutambahan maka dilaksanakan Gerdal OPT bawang putih yang berlokasi pada 3 kelompok. Adapun pelaksanaannya berturut-turut yaitu : 1)Kelompok Tani Ternak Lumbung Sari pada Tanggal 18 Mei 2022,2) Kelompok Tani Ternak Sari Mekar pada Tanggal 19 Mei 2022 dan 3) Kelompok Tani Ternak Lembu Sari pada Tanggal 20 Mei 2022. Pada acara gerakan pengendalian OPT bawang putih tersebut petani mendapat bantuan/sarana seperti : Trichotek WP, Feromon Fero BWG,d pupuk organic ber APH Trichoderma dan Thrips Lure Likat Kuning. Trichoderma diarahkan untuk mengendalikan cendawan fusarium , Feromon Imago untuk imago ulat bawang (Spodoptera Exigua) sedangkan LIkat kuning untuk perangkap Thrips. Semua sarana bantuan tersebut untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan pada bawang putih yang dilaksanakan secara ramah lingkungan. Dalam acara tersebut rician petani yang hadir adalah : dari KTT Lumbung sari,30 petani,KTT Sari Mekar 30 petani dan KTT Lembu Sari 60 petani. Sedangkan petugas yang hadir yaitu : POPT Kecamatan Kubutambahan,Koordinator BPP Kubutambahan,PPL Wilbin Tambakan,POPT BPTPHBUN Prov.Bali,Kepala BPTHBUN Provinsi Bali dan Substansi Perlindungan Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. Tujuan dari Gerakan Pengendalian OPT pada bawang putih adalah untuk menurunkan populasi serangan OPT di area tanaman bawang putih sehingga tidak terjadi kerusakan lebih luas dan menekan pergerakan OPT ke tempat lain. Upaya responsip yang dilakukan secara bersama sama ini dalam upaya untuk mendukung peningkatan produktivitas bawang putih. Dengan Gerdal dapat meningkatkan kerja sama antar petani dan antar kelompoktani serta juga dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Dalam akhir kegiatan Koordinastor BPP Kubutambahan mengharapakan agar Gerakan Pengendalian seperti ini agar dapat dilaksanakan secara swadaya oleh kelompok dan Kunci utama keberhasilan gerdal adalah pelaksanaan secara serentak dan dalam skala luas, untuk itu diperlukan adanya kerja sama antar kelompoktani dan pendampingan yang berkesinambungan dari Penyuluh Pertanian Lapangan. Semoga dengan pelaksanakan garakan pengendalian OPT provitas bawang putih dapat meningkat serta keseimbangan alam tetap terjaga.Amin.