Loading...

MENDUKUNG P2BN, BP3K GUNUNG SUGIH, LAMPUNG TENGAH LAKUKAN TUGAL PERDANA PADI DARAT

MENDUKUNG P2BN, BP3K GUNUNG SUGIH, LAMPUNG TENGAH LAKUKAN TUGAL PERDANA PADI DARAT
Dalam rangka mendukung program pemerintah yaitu Peningkatkan Produksi Beras Nasional (P2BN) BP3K Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah melakukan kegiatan Tugal Perdana Padi Darat. Tugal perdana tersebut merupakan sebagai langkah awal dimulainya kegiatan tanam padi darat di Kecamatan Gunung Sugih. Suparmin, A.Md, Korluh/Kepala BP3K Kecamatan Gunung Sugih mengatakan bahwa selama ini menanam padi di lahan darat kurang diperhatikan oleh petani lahan kering. Petani lahan darat lebih senang menanam jenis tanaman selain padi - contohnya ubi kayu - dengan alasan lebih mudah dalam perawatan atau pengelolaannya. Tugal perdana padi darat ini dilakukan di lokasi SL PTT Kelompok Tani Muncul Kampung Wono Sari Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah. Anggota Kelompok Tani Muncul secara gotong royong melakukan penanaman padi darat varietas situ bagendit. Lebih lanjut Suparmin, A.Md menjelaskan bahwa teknik budi daya padi lahan darat memang berbeda dengan padi sawah. Tanah diolah dengan cara dua kali dibajak kemudian digaru satu kali. Penggaruan dilakukan agar tekstur tanah menjadi lembut agar benih dapat tumbuh dengan sempurna. Penanaman padi darat dilakukan dengan cara ditugal sedalam lebih kurang 5 cm dan benih dimasukkan dalam lubang tugal dengan jarak tanam 20 x 15 cm, dengan jumlah benih antara 4-5 butir per lubang. Setelah selesai penanaman maka dilakukan penutupan terhadap lubang lubang tanam yang sudah terisi benih padi agar benih yang tertanam tidak dimakan semut atau burung. (Ali Supangat).