Loading...

MENGATASI GUGUR BUNGA DAN BUAH PADA TANAMAN DURIAN

MENGATASI GUGUR BUNGA DAN BUAH PADA TANAMAN DURIAN
OLEH : NEHRI, S.PKP Durian Tanaman buah yang dikenal dengan tanaman musiman dan hanya berbuah di musim-musim tertentu saja. Buah durian ini sudah dikenal di penjuru dunia dan telah menyebar di wilayah Asia Tenggara . Buah terkenal karena rasanya yang lezat dan daging yang legit, selain itu, buah durian juga memiliki aroma yang khas. Banyaknya jenis durian membuat penikmatnya semakin senang berburu buah berduri yang satu ini. Komoditas tanaman buah durian masih sangat mempunyai peluang bisnis yang cukup bagus. Buahnya memiliki harga jual yang cukup mahal, selain itu, terkadang masih terasa kurang pasokannya di pasar tradisional maupun supermarket, Kalau boleh dibilang durian merupakan tanaman buah eksklusif karena harga buahnya yang selalu mahal dan tidak pernah mengenal kata harga anjlog. Setiap saat ada durian harganya selalu mahal. Karena hal tersebut maka banyak petani maupun hobiis mencoba membudidayakan tanaman durian baik di areal perkebunan maupun skala usaha pekarangan Salah satu kendala yang sering dialami dalam budidaya durian ahir – ahir ini setelah membungakan durian adalah terkendala dengan banyaknya rontok atau berguguran bunga, bakal buah / pentil buah durian yang disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk mengatasi rontok bunga dan bakal buah durian bukan hanya terpengaruh oleh faktor iklim akan tetapi juga harus memperhatikan faktor kinia, biologi, fisiologo, hama penyakit dan bibit itu sendiri. Sebelum mengatasi kerontokan bunga kita sedikit kembali ke tehnik budidaya. Bibit merupakan faktor yang menentukan pertumbuhan dan pembuahan tanaman durian. Lakukan pembelian bibit tanaman durian ke penjual bibit yang benar-benar bisa kita percaya. Kalau perlu penjual bibit tanaman durian yang berani memberikan garansi. Kita perlu hati-hati dalam memilih bibit karena saat ini tidak sedikit penjual bibit tanaman durian yang nakal demi untuk memperoleh keuntungan sesaat. Semenjak tanaman durian kita tanam kita harus memberikan pupuk organik (baik padat maupun cair) dan unsur hara yang cukup melalui tanah bagi pertumbuhan vegetatif maupun pertumbuhan generatif tanaman durian . Hal ini bertujuan agar tanaman durian memiliki pertumbuhan vegetatif yang bagus sebelum memasuki masa pembuahan atau vase generatif. Dalam pemeliharaan sebaiknya mengikuti iklim. Maksudnya jika musim hujan kita genjot pertumbuhan vegetatifnya untuk persiapan pembungaan dan pembuahan di musim kemarau (musim berbuah). Kita harus memahami benar tentang hama dan penyakit tanaman durian dan bagaimana cara mengatasinya. Karena ada hama dan penyakit tanaman durian yang sulit diobati akan tetapi harus kita lakukan pencegahan. Cara mengatasi rontok buah Melakukan penyiraman Meskipun kelebihan air tidak baik untuk bunga dan menyebabkan kerontokan, tetapi tanaman durian tidak boleh kekurangan air. Air berfungsi penting dalam pelarutan unsur hara dalam tana. Tanah dengan kwalitas baikpun kalau tidak dibantu dengan air, KTK tidak akan meninggkat, pelarutan dan serapan hara kurang baik. Jika sudah musim berbunga, maka sebaiknya lebih sering menyiraminya supaya tanah tidak kekeringan, terutama pada musim kemarau. Saat tanaman sedang berbunga, justru lebih membutuhkan nutrisi dan air supaya dapat membuat bunga menjadi sehat dan kuat.Akan tetapi penyiraman harus dilakukan secukupnya saja sehingga tanah menjadi lembab, jangan sampai becek apalagi sampai tergenang. Gagalnya penyerbukan Salah satu faktor yang menyebabkan rontoknya bunga adalah tidak adanya penyerbukan silang. Jika selama ini tanaman durian yang ditanam hanya satu dan sering mengeluarkan bunga tetapi sering gugur dan tidak bisa berbuah, maka ada kemungkinan ini adalah faktor penyebabnya. Maka, sebaiknya usahakan untuk menanam lebih dari satu pohon supaya penyerbukan silang bisa terjadi. Pemenuhan unsur hara tanaman Jika kerontokan bunga disebabkan oleh faktor kurangnya nutrisi, maka berilah pupuk kalium baik dalam bentuk tunggal maupun majemuk. Atau pemupukan juga bisa dilakukan dengan memberikan pupuk fosfat yang dikombinasikan dengan kalium. Kombinasi kedua pupuk ini akan sangat bermanfaat untuk tanaman supaya berbuah dan berbunga secara normal. Pupuk yang mengandung kalium sebaiknya diberikan pada tahap awal sebelum pembungaan berlangsung dan pasca persarian selesai sehingga nutrisi ini dapat dimanfaatkan oleh tanaman secara optimal. Admin BPP Kecamatan Kampar Kiri Tengah